News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dugaan Korupsi Chromebook Rp9,9 T Seret Stafsus Nadiem Makarim, Eks Komisioner KPK: Dananya Cukup Besar, Pasti Menyangkut Orang Penting

Eks Komisioner KPK Saut Situmorang menanggapi dugaan korupsi yang melibatkan tiga eks stafsus mantan Mendikbutristek Nadiem Makarim, dengan nilai Rp9,9 triliun.
Rabu, 11 Juni 2025 - 09:30 WIB
Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Eks Komisioner KPK Saut Situmorang menanggapi soal dugaan korupsi yang melibatkan tiga staf khusus (stafsus) mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Menrisktekdikti) Nadiem Makarim.

Kejaksaan Agung (Kejagung) sebelumnya mengungkapkan tiga mantan stafsus Nadiem Makarim saat dirinya menjabat sebagai Mendikbudristek diduga terlibat dalam korupsi pengadaan laptop chromebook selama tahun 2019-2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak main-main, angka yang dijelaskan oleh Kejagung mencapai Rp9,9 triliun terkait dengan pengadaan laptop chromebook tersebut.

Pihak Kejagung saat ini sudah memanggil tiga mantan stafsus Nadiem Makarim setelah ketiganya sebelumnya sempat mangkir. 

Sementara Nadiem Makarim sudah membuat konferensi pers bahwa dirinya siap memberikan keterangan jika dibutuhkan Kejagung.

Namun, Nadiem menegaskan bahwa selama kepemimpinannya di Kemendikbudristek, semua kebijakan dilakukan secara transparan dan didampingi pihak yang berwenang.

"Kami dari awal proses mengundang Jam Datun (Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara), mengundang Kejaksaan untuk mengawal dan mendampingi proses ini, agar proses ini terjadi secara aman dan semua peraturan telah terpenuhi," kata Nadiem, Selasa (10/6/2025).

Terkait dengan hal tersebut, Saut berpendapat bantahan adalah hal yang biasa dalam proses penyidikan.

Namun, saat ini pihak penyidik dan penuntut sedang terus mencari bukti sehingga yang bersalah akan terungkap meski banyak bantahan.

"Itu tadi bantah membantah, itu biasa. Kalau penyidik, penyelidik, penuntut, enggak perlu pengakuan. Kekuatn buktinya nanti yang akan menentukan," kata Saut, dalam program Apa Kabar Indonesia Malam tvOne, dikutip Rabu (11/6/2025).

Sementara itu, ia juga menyinggung soal nilai yang muncul dalam dugaan korupsi chromebook tersebut yaitu sebesar Rp9,9 triliun.

Kejagung belum menjelaskan apakah Rp9,9 triliun itu adalah kerugian negara atau dana pengadaan laptop chromebook.

Meski demikian, sudah jelas bahwa angka tersebut tidaklah sedikit. Oleh karena itu, pasti tidak hanya menjadi tanggung jawab tiga orang stafsus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau kerugian negaranya itu cukup besar, kalau anggarannya itu cukup besar, jadi itu enggak bisa juga ditanggungjawabi oleh tiga orang stafsus," kata Saut.

Diberitakan sebelumnya, tiga mantan stafsus Nadiem Makarim berinisial IA, FH, dan JT dipanggil Kejagung untuk diperiksa terkait dugaan korupsi pengadaan laptop chromebook.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Tokoh masyarakat adat Papua, Yasinta Moiwend, tengah menjadi sorotan publik setelah munculnya tudingan menggunakan private jet untuk terbang ke Jakarta....
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Minta Maaf Setelah Kunjungi Papua, Ada Apa?

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Minta Maaf Setelah Kunjungi Papua, Ada Apa?

Dedi Mulyadi tiba-tiba minta maaf usai kunjungi Papua. Foto viral dirinya tertidur beralaskan noken justru panen pujian warganet di media sosial.
Heboh Dugaan Sarwendah Halang-halangi Jumpa Anak, Pengacara Langsung Buktikan dengan Telepon Ruben Onsu

Heboh Dugaan Sarwendah Halang-halangi Jumpa Anak, Pengacara Langsung Buktikan dengan Telepon Ruben Onsu

Lagi ramai isu artis Ruban Onsu diduga kesulitan jumpa anak. Hal ini pun dijelaskan Kuasa Hukumnya, begini pengakuannya.
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Megawati Hangestri Dapat Panggilan Baru dari Media Korea

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Megawati Hangestri Dapat Panggilan Baru dari Media Korea

Megawati Hangestri mendapat julukan baru dari media Korea Selatan. Bintang voli Indonesia itu bahkan disejajarkan dengan legenda voli Korea, Kim Yeon-kyung.
Pelaku Pemalakan ke Mobil Pelat B di Dago Bandung Diamankan, Dedi Mulyadi: Kebiasaan Buruk Ini Harus Segera Dihentikan

Pelaku Pemalakan ke Mobil Pelat B di Dago Bandung Diamankan, Dedi Mulyadi: Kebiasaan Buruk Ini Harus Segera Dihentikan

Pelaku pemalakan ke mobil pelat B di kawasan Dago, Kota Bandung, telah diamankan. 
AC Milan Makin Apes, Mauricio Pochettino Mulai Menjauh dan Terancam Batal Tangani Rossoneri Musim Depan

AC Milan Makin Apes, Mauricio Pochettino Mulai Menjauh dan Terancam Batal Tangani Rossoneri Musim Depan

Upaya AC Milan cari pelatih baru untuk musim depan mulai menghadapi hambatan. Salah satu kandidat utama, Mauricio Pochettino, disebut semakin sulit ke San Siro.

Trending

Cek Tarif Listrik PLN per 1 Juni 2026, Ini Daftar Lengkap Setiap Golongan dan Cara Hitung kWH saat Beli Token Listrik

Cek Tarif Listrik PLN per 1 Juni 2026, Ini Daftar Lengkap Setiap Golongan dan Cara Hitung kWH saat Beli Token Listrik

Tarif listrik PLN subsidi maupun nonsubsidi tidak mengalami perubahan pada awal Juni 2026. Berikut adalah daftar lengkap tarif dan simulasi cara menghitung saat pembelian token.
Tetapkan 23 Skuad Final, Ini Daftar 22 Pemain yang Dicoret John Herdman Demi Masukkan Mathew Baker dari Skuad 

Tetapkan 23 Skuad Final, Ini Daftar 22 Pemain yang Dicoret John Herdman Demi Masukkan Mathew Baker dari Skuad 

Dari daftar mahal tersebut, ada nama Mathew Baker, pemain Timnas Indonesia U-19 yang dipromosikan ke tim senior. 
Kasus Wedding Organizer Marwah: Polisi Selidiki Dugaan Uang Korban Dipakai untuk Aset Pribadi

Kasus Wedding Organizer Marwah: Polisi Selidiki Dugaan Uang Korban Dipakai untuk Aset Pribadi

Penyidik Polres Metro Jakarta Timur saat ini tengah memfokuskan penyelidikan pada aliran dana para korban penipuan yang dilakukan oleh penyelenggara pernikahan atau wedding organizer (WO) Marwah. 
Timnas Indonesia Vs Myanmar Nanti Malam, Ini Jadwal Lengkap Piala AFF U-19 2026: Perjuangan Garuda Muda Pertahankan Gelar Dimulai

Timnas Indonesia Vs Myanmar Nanti Malam, Ini Jadwal Lengkap Piala AFF U-19 2026: Perjuangan Garuda Muda Pertahankan Gelar Dimulai

Timnas Indonesia U-19 memulai perjuangan di Piala AFF U-19 2026 pada Senin malam, 1 Juni 2026. Laga pembuka melawan Myanmar jadi awal penting bagi Garuda Muda.
Lintasi Perairan Iran, IRGC Tembak Jatuh Drone AS

Lintasi Perairan Iran, IRGC Tembak Jatuh Drone AS

Pesawat nirawak (drone) bersenjata MQ-1 Predator milik militer AS yang melintas di atas perairan teritorial Iran ditembak jatuh oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). 
Kebakaran Rumah Dinas di Jatinegara, Sebelas Mobil Damkar Padamkan Api

Kebakaran Rumah Dinas di Jatinegara, Sebelas Mobil Damkar Padamkan Api

Sebuah rumah dinas di kawasan Cipinang Besar, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Minggu (31/5) malam terbakar. 
Santer Disebut Dalam Sidang Dakwaan, KPK Diminta Segera Periksa Djaka Budhi

Santer Disebut Dalam Sidang Dakwaan, KPK Diminta Segera Periksa Djaka Budhi

Nama Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama santer disebut dalam sidang dakwaan dugaan suap pengurusan barang impor dengan terdakwa pemilik PT Blueray Cargo John Field, Manajer Operasional Blueray Cargo Dedi Kurniawan, dan Ketua Tim dokumen Importasi Blueray Cargo Andri.
Selengkapnya

Viral