Kasus anggota Brimob Polda Maluku yakni Bripda Masias Siahaya yang melakukan penganiayaan hingga tewasnya seorang siswa MTsN di Kota Tual, Maluku berisinial AT turut menyita perhatian publik.
Yusril Ihza Mahendra, buka suara soal Anggota Brimob, Bripka Masias Siahaya yang menganiaya siswa MTsN di Maluku Tenggara, Arianto Tawakal (14), hingga tewas.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut merespons peristiwa anggota Brimob Pelopor C yang menganiaya secara brutal terhadap kakak-beradik siswa MTsN di Kota Tual, Maluku.
Kakak-beradik yang merupakan siswa MTsN di Tual, Maluku Tenggara diduga menjadi korban penganiayaan oleh anggota Brimob Pelopor C yang diketahui berinisial Bripka MS.
Baru-baru ini beredar kabar detik-detik mengerikan seorang siswa di Tual tewas diduga dianiaya anggota Brimob. Sontak, insiden ini menuai komentar netizen di
Viral di media sosial terkait tewasnya seorang siswa MTsN di Maluku Tenggara (Malra) bernama Arianto Tawakal (14) dengan kondisi kepala bersimbah darah.
Nasib Arif Joni Harta (15) seorang siswa MTSN 1 Blitar yang tragis. Pasalnya, Arif tewas di tangan teman sekelasnnya sendiri. Menurut keterangan Kapolres Blitar
Plt Bupati Langkat Syah Afandin meresmikan Musala MTsN 3 Langkat dan Pengukuhan Ekstrakurikuler MTsN 3 Langkat yang berada di jalan Tanjung Pura Desa Stabat
Pemprov DKI Jakarta perbaiki bangunan yang roboh akibat banjir di Madrasah Tsanawiyah Negeri atau MTsN 19, Jakarta Selatan yang menyebabkan tiga siswa meninggal
Pemerintah Indonesia menegaskan dukungan penuh terhadap proses penegakan hukum terkait langkah Kortas Tipidkor Polri dalam pengisutan dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).