Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menyampaikan keprihatinannya atas adanya ancaman teror bom yang terjadi di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jaksel.
Polres Metro Jakarta Selatan telah menetapkan pria berinisial MY (34) sebagai tersangka dalam kasus teror bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Senin (13/7/2026).
Setelah penyisiran polisi memastikan kondisi sekolah aman usai dugaan teror bom, KBM di SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan, dipastikan kembali berlangsung normal.
Sosok pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan, akhirnya terungkap. MY merupakan seorang wiraswasta. Ternyata rumahnya tidak jauh dari TKP.
Detasemen Khusus 88 atau Densus 88 Antiteror menyebut bahwa aksi ancaman pengeboman di SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan belum memenuhi unsur tindak pidana terorisme.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, mengimbau warga agar tidak terjebak dalam kepanikan namun tetap menjaga kewaspadaan terkait ancaman teror bom yang menyasar SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan.Â
SDN Srengseng Sawah 15 dipastikan aman setelah ancaman bom saat MPLS. Polda Metro Jaya menangkap pelaku berinisial MY, sementara polisi masih mendalami motif aksi tersebut.
Teror bom menggegerkan SDN Srengseng Sawah 15 pada hari pertama MPLS. Polisi mengevakuasi siswa, Gegana menyisir sekolah, dan pelaku akhirnya berhasil ditangkap.
4 shio yang dihampiri keuntungan besar pada 29 Juli 2026 sudah terungkap! Cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Rabu besok, siapa yang paling beruntung?
Meski berhasil meraih kemenangan telak pada laga perdana Piala AFF 2026, John Herdman tetap merasa kecewa dengan penampilan Timnas Indonesia. Ada satu catatan.
Selain mengumpulkan rekaman kamera pengawas (CCTV) dan melakukan autopsi, polisi juga telah memeriksa sekitar 11 saksi untuk mengungkap penyebab kematian korban
Timnas Indonesia membuka langkah di Piala AFF 2026 dengan kemenangan telak 5-1 atas Kamboja. Namun, bagi Marc Klok, hasil tersebut ternyata masih kurang baik.
Rina mengatakan pembongkaran makam korban pengeroyokan dilakukan di Setra Sidetapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali dilakukan pada Senin (27/7/2026).