Gunung Merapi yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta, Selasa (18/4/2023) malam, kembali meluncurkan Guguran Lava Pijar maupun aktivitas Kegempaan yang cukup tinggi.Â
Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta kembali meluncurkan guguran lava maupun aktivitas kegempaan. Status gunung Merapi berada di level III.
Mengenal Mbah Asih sosok juru kunci gunung merapi pengganti Mbah Maridjan. Saat ini Gunung Merapi kembali luncurkan awan panas guguran yang terjadi (11/3/2023)
Awan Panas Guguran Gunung Merapi kembali meluncur pada Jumat (17/32023) pukul 19.30 WIB. Awan Panas Guguran meluncur sejauh 1,3 kilometer ke arah Barat Daya.
Aktivitas Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta pada minggu ini, 11 sampai 17 November 2022 mengeluarkan 2 kali awan panas guguran ke arah barat daya (Kali Boyong) dengan jarak luncur 1 kilometer (1.000 meter). Guguran lava pijar juga teramati sebanyak 4 kali ke hulu Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimal 1,5 kilometer (1.500 meter) dan suara guguran terdengar 1 kali dari Pos Babadan dengan intensitas sedang.
Aktivitas Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta kembali meluncurkan Guguran Lava Pijar pada Kamis (30/6/2022). Dari pengamatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta sejak pukul 00.00 -06.00 Wib, teramati guguran lava pijar sebanyak 4 kali meluncur sejauh 1,5 kilometer ke arah barat daya.
Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah,