Sebuah aksi massa berskala besar bertajuk Aksi Bela Palestina siap digelar secara terpusat di depan Kantor Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat di Jakarta -
Pemerintah Indonesia memastikan sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang sempat ditangkap militer Israel kini telah tiba di Tanah Air dengan selamat.
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron mengatakan, bahwa tindakan terhadap para aktivis kemanusiaan tersebut harus disikapi berdasarkan hukum dan konvensi internasional yang berlaku.
Meski demikian, Darianto mengungkapkan para relawan mengalami tindakan kekerasan selama berada dalam tahanan Israel. Beberapa di antaranya disebut menerima perlakuan kasar secara fisik.
Dalam pernyataan resminya, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menegaskan tindakan Israel terhadap para relawan kemanusiaan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip kemanusiaan dan hukum internasional.
Publik dikejutkan dengan kabar diculiknya sembilan relawan Warga Negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla oleh tentara Zionis Israel
Tentara Israel melakukan intersepsi atau penyergapan terhadap sejumlah kapal bantuan Internasional, Global Sumud Flotilla yang hendak menuju ke Gaza, Palestina
Tentara Israel menyergap armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang sedang menuju Gaza, Palestina, Senin (18/5/2026). Dua jurnalis Republika telah diculik
Indonesia kembali menjadi perbincangan hangat di media Korea Selatan. Namun kali ini bukan karena sosok Megawati Hangestri, melainkan Timnas Voli Indonesia yang menjadi atensi usai mengalahkan skuad Negeri Ginseng di final AVC Men's Cup 2026.
Raja Juli paparkan kronologi dugaan pemberian amplop Bupati Kuansing kepadanya. Raja Juli menegaskan tidak ada pelepasan kawasan hutan di Kuantan Singingi, Riau
KPK mengatakan Raja Juli Antoni semestinya melaporkan dugaan gratifikasi berupa amplop yang ditinggalkan Bupati Kuansing tersebut kepada lembaga antirasuah.
Anggota Komisi XIII DPR RI, Fauqi Hapidekso, mengaku khawatir insiden penembakan pilot asal AS akan berdampak pada distribusi logistik ke pedalaman Papua.
Lembaga-lembaga internasional dinilai gagal menghentikan tindakan Israel di kawasan Timur Tengah, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Sabtu (4/7) juga mengkritik badan-badan global tetap diam sementara Israel secara terbuka berbicara tentang pembunuhan dan serangan yang ditargetkan.