Sempat melakukan perlawanan saat akan ditangkap, DPO selama hampir 11 tahun dari 2014 hingga 2025, akhirnya tim tangkap buron (Tabur) Kejati Sumsel, menangkap
Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung berhasil mengamankan buronan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus korupsi dana Desa Wiring Tasi, Kabu
Sekitar pukul 12:30 WIB, dan bertempat di Kantor Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Tim Tangkap Buronan Kejaksaan Agung bersama Tim Tabur Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan Tim Jaksa Eksekutor Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, berhasil mengamankan buronan yang masuk dalam DPO asal Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan
M Atiq seorang mantan Kades Olak Besar, Kecamatan Batin 24 Kabupaten Batanghari/ diringkus dalam kasus korupsi dana Bumdes Snapu Jaya senilai Rp 262 juta rupiah
Jumat 10 Februari 2023 sekitar pukul 18:00 WIB bertempat di Jalan Griya Fantasi, Way Halim Permai, Kota Bandar Lampung, Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung berhasil mengamankan buronan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) asal Kejaksaan Tinggi Lampung.
Zulfikar (55), mantan kepala sekolah di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Kisaran, Asahan, Sumatera Utara, ditangkap Tim Tabur (Tangkap Buronan) Kejaksaan Agung Republik Indonesia, bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Asahan, Jumat (27/1/2023) lalu.
Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh".
Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.