Tomsi Tohir selaku Sekjen Kemendagri menegaskan bahwa pendidikan kepemimpinan harus melahirkan perubahan pola pikir menuju pelayanan publik lebih berkualitas.
Kemendagri meminta Pemda dan TPID segera melakukan intervensi lapangan untuk menekan harga bawang merah, bawang putih, cabai merah dan putih, beras, dan minyak goreng.
Sekjen Kemendagri menjelaskan bahwa kerja sama Pemda dengan mitra luar negeri selama ini sudah cukup banyak. Namun, keberhasilannya sulit diukur karena belum adanya instrumen evaluasi yang baku.
Sekjen Kemendagri membeberkan masih ada sejumlah daerah yang belum bekerja sama dalam program Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) untuk peningkatan produksi cabai merah.
Kemendagri mendorong pemda untuk mengintensifkan gerakan menanam. Sebab, komoditas seperti cabai dan bawang merah relatif mudah dibudidayakan di berbagai daerah.
Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir menekankan perlunya mengecek setiap hari berbagai komoditas yang mengalami kenaikan insidentil.
Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir menegaskan, pentingnya kepala desa memiliki kemampuan leadership untuk mengembangkan desa.
Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir menyerukan pentingnya menyederhanakan regulasi yang kerap menjadi kendala kebijakan.
Hingga 29 Juli 2024, tercatat Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah telah berlangsung sebanyak 84 kali sejak digelar perdana pada bulan September 2022.
Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir minta pemerintah daerah melakukan operasi pasar untuk mengendalikan harga beras yang mengalami kenaikan
Pemerintah Indonesia menegaskan dukungan penuh terhadap proses penegakan hukum terkait langkah Kortas Tipidkor Polri dalam pengisutan dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).