Era Digital, Kemenag Kabupaten Probolinggo berkolaborasi dengan Universitas Islam Zainul Hasan (UNZAH) dan Universitas Hafshawaty Zainul Hasan Genggong
620 sarjana UNZAH Genggong, Ma'had Aly dan STIH Zainul Hasan Genggong Kraksaan Probolinggo, secara bersamaan menggelar acara Wisuda di Gedung Islamic Center
Mahasiwa Universitas Islam Zainul Hasan (UNZAH) Genggong Probolinggo, kembali meraih prestasi di tiga Negara Turki, Korea dan Malaysia. Hal ini karena sejumlah
Menjelang akhiri akademik tahun 2022/2023, Universitas Islam Zainul Hasan (Unzah) Genggong berhasil menorehkan 30 prestasi internasional dari berbagai kategori inovasi yang bisa bermanfaat bagi umat.
Sebuah inovasi memanfaatkan kulit singkong menjadi bahan perawatan wajah berhasil diciptakan oleh mahasiswa Universitas Islam Zainul Hasan (UNZAH) Genggong, Probolinggo, dan mampu meraih medali silver dalam Kompetisi Internasional Invention di Irlandia.
Lima mahasiswa Universitas Islam Zainul Hasan (Unzah) Genggong berhasil meraih medali emas di kancah internasional dalam ajang International Science And Invention Fair (ISIF) 2022.
Pusat Studi Bahasa Asing Universitas Islam Zainul Hasan (UNZAH) Genggong, menggelar yudisium. 520 mahasiswa berhasil dikukuhkan menguasai 7 macam bahasa asing
Terpopuler kemarin: Sherly Tjoanda kirim 100 ekor sapi, KDM minta ubah pandangan soal situs Sunda, hingga reaksi warganet atas sikap tegas SMAN 1 Pontianak.
MPR RI memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.
pengakuan siswi SMAN 1 Pontianak setelah dipanggil ke Istana. kisah Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda pertama kali jatuh cinta dengan mendiang Benny Laos
Pemilik WO pernah kecewa dengan sikap Shindy Lutfiana, MC Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat. Kondisi Josepha Alexandra setelah diduga mendapat ancaman
Buntut polemik Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik. Pernyataan yang dilontarkan MC dinilai memperkeruh suasana
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi kaget karena tiba-tiba didatangi pendeta dan akademisi dari Papua. Dedi Mulyadi heran padahal dirinya bukan menteri, hanya gubernur