News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Zhang Zhi Jie

Belajar dari Insiden Atlet China, Kemenpora akan Siapkan Tim Medis Khusus dalam Gelaran 8th Asian School Badminton Championships 2024

Belajar dari Insiden Atlet China, Kemenpora akan Siapkan Tim Medis Khusus dalam Gelaran 8th Asian School Badminton Championships 2024

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyebut akan menyiapkan tim medis khusus saat menjadi tuan rumah 8th Asian School Badminton Championships 2024.
Hampir Dua Bulan di Rumah Sakit, Jenazah Zhang Zhi Jie Dikremasi Hari Ini di Yogyakarta

Hampir Dua Bulan di Rumah Sakit, Jenazah Zhang Zhi Jie Dikremasi Hari Ini di Yogyakarta

Atlet yang meninggal karena kolaps di ajang Badminton Asia Junior Championship pada Juni lalu ini akhirnya dikremasi di Yogyakarta, pada Selasa (20/8/2024). 
Setelah Hampir 2 Bulan di Indonesia, Jenazah Zhang Zhi Jie Dikremasi dan Akan Diterbangkan ke China

Setelah Hampir 2 Bulan di Indonesia, Jenazah Zhang Zhi Jie Dikremasi dan Akan Diterbangkan ke China

Jenazah Zhang Zhi Jie masih berada di Yogyakarta setelah 46 hari kepergian sang atlet saat kolaps di tengah pertandingan Badminton Asia Junior Championship 2024 pada akhir Juni lalu. 
Dua Pekan Berlalu, PBSI Ungkap Jenazah Pebulutangkis China Zhang Zhi Jie Masih Berada di Yogyakarta

Dua Pekan Berlalu, PBSI Ungkap Jenazah Pebulutangkis China Zhang Zhi Jie Masih Berada di Yogyakarta

Kepala Bidang Humas dan Media PP PBSI Broto Happy Wondomisnowo mengatakan jenazah pebulu tangkis China Zhang Zhi Jie masih berada di Rumah Sakit Yogyakarta.
Jenazah Zhang Zhi Jie Masih di Yogyakarta, PBSI Beri Update

Jenazah Zhang Zhi Jie Masih di Yogyakarta, PBSI Beri Update

Broto Happy selaku Kepala Bidang Humas dan Media PP PBSI mengonfirmasi bahwa jenazah mendiang pebulu tangkis asal China, Zhang Zhi Jie, masih di Yogyakarta.
Meninggal Sudah Satu Pekan Lalu, Ini Alasan Jenazah Zhang Zhi Jie Belum Dipulangkan ke China

Meninggal Sudah Satu Pekan Lalu, Ini Alasan Jenazah Zhang Zhi Jie Belum Dipulangkan ke China

PBSI serta penyelenggara turnamen memastikan jenazah Zhang Zhi Jie masih berada di RSUP Dr Sardjito sejak Minggu (30/6/2024). 
Jenazah Zhang Zhi Jie Masih di RSUP Dr. Sardjito, PBSI akan Tanggung Penuh Pemulangan Jenazah

Jenazah Zhang Zhi Jie Masih di RSUP Dr. Sardjito, PBSI akan Tanggung Penuh Pemulangan Jenazah

Jenazah pebulu tangkis China, Zhang Zhi Jie masih berada di RSUP Dr. Sardjito sejak dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (30/6/2024) malam.
Dua Hari Berada di RSUP Dr. Sardjito, Pemulangan Jenazah Zhang Zhi Jie Menunggu Keluarga

Dua Hari Berada di RSUP Dr. Sardjito, Pemulangan Jenazah Zhang Zhi Jie Menunggu Keluarga

Hingga saat ini, Selasa (2/7/2024), jenazah pebulutangkis asal China, Zhang Zhi Jie masih berada di RSUP Dr. Sardjito, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
China Juara, Jersey Zhang Zhi Jie Hiasi Podium

China Juara, Jersey Zhang Zhi Jie Hiasi Podium

Jersey Zhang Zhi Jie pun menghiasi podium juara saat penyerahan medali di Yogyakarta, Selasa (2/7/2024). 
Stop Sebarkan dan Cari Tahu Video Kolaps Zhang Zhi Jie di Media Sosial

Stop Sebarkan dan Cari Tahu Video Kolaps Zhang Zhi Jie di Media Sosial

Zhang Zhi Jie meninggal dunia setelah kolaps di pertandingan penyisihan Grup D di ajang Badminton Asia Junior Championship 2024 di Yogyakarta, Minggu.
Referee Dianggap Lama Berikan Aba-aba Medis ke Pebuluntangkis China, PBSI Akan Bersurat ke BWF

Referee Dianggap Lama Berikan Aba-aba Medis ke Pebuluntangkis China, PBSI Akan Bersurat ke BWF

Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) akan berkirim surat ke Badminton World Federation (BWF)
Netizen China Geram Zhang Zhi Jie Meninggal, Salahkan Wasit Tak Sigap Beri Izin Tim Medis

Netizen China Geram Zhang Zhi Jie Meninggal, Salahkan Wasit Tak Sigap Beri Izin Tim Medis

Zhang Zhi Jie mengalami kolaps dan kejang-kejang di tengah pertandingan BAJC hingga akhirnya meninggal dunia di Yogyakarta, Minggu (30/6/2024) malam. 
Memuat Konten Berikutnya...

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT