- Istimewa
Profil Menteri Investasi dan Kepala BPKM Bahlil Lahadalia yang Ditunjuk Jokowi Selesaikan Konflik Pulau Rempang
Jakarta, tvOnenews.com - Sosok Menteri Investasi dan BPKM Bahlil Lahadalia tengah menjadi sorotan publik, lantaran polemik Pulau Rempang, Batam, Kepulauan Riau.
Bahlil ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyelesaikan polemik di Pulau Rempang.
Bahlil diminta Jokowi untuk menyelesaikan konflik warga yang menolak untuk direlokasi dari Pulau Rempang terkait pengembangan proyek Rempang Eco City.
Pada hari Selasa (19/9/2023), Menteri Bahlil menemui perwakilan warga Rempang melaksanakan rapat kecil untuk mendiskusikan solusi terkait relokasi warga.
Kala itu, Bahlil turut mempresentasikan Master Plan Rempang Eco City dan menjelaskan kesepakatan bagi warga yang akan diberikan lahan seluas 500 meter dengan bangunan rumah tipe 45 senilai Rp120 juta sebagai kompensasi pemerintah atas permintaan pengosongan lahan.
Keputusan Presiden Jokowi untuk menaruh kepercayaan kepada Menteri Bahlil membuat sosok Bahlil mendapatkan perhatian lebih dari masyarakat.
Hal ini didukung pula dengan citranya yang kerap kali turun lapangan untuk mengecek lokasi peluang investasi dan latar belakangnya sebelum dilantik sebagai menteri sangat menginspirasi.
Lantas, siapakah sosok Menteri Investasi dan BPKM? Berikut profil Bahlil Lahadalia.
Lahir dengan nama Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Kepala BPKM RI ini dilahirkan di Banda, Maluku pada tanggal 7 Agustus 1976.
Bahlil lahir dari pasangan Lahadalia dan Nurjani. Menteri Bahlil diketahui beragama Islam. Bahlil memiliki istri bernama Suparni.
Bahlil bersekolah di SDN dan SMPN 1 Seram Timur. Kemudian menghabiskan masa SMA di SMA YAPIS Fakfak.
Selanjutnya menyelesaikan pendidikan S1 di Sekolah Tinggi Ekonomi, Port Numbay Jayapura, Papua dan S2 di Universitas Cendrawasih Jayapura.
Sebelum menjabat sebagai menteri, Bahlil memulai pekerjaan pertamanya sebagai penjual kue ketika remaja dan memutuskan menjadi sopir angkot saat menduduki bangku SMA demi mencukupi kebutuhan sekolahnya.
Kerja keras Bahlil yang tidak pernah putus sejak remaja membuatnya berhasil melanjutkan pendidikan tingkat tinggi.
Ia diketahui merupakan lulusan dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi dengan pengalaman organisasi yang cukup aktif, seperti Senat Mahasiswa, Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), hingga mendapatkan posisi sebagai Bendahara Umum PB HMI dan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia.