- Kolase Tim tvOnenews
Tak Disangka Vladimir Vujovic Berani Ungkap Soal Shin Tae-yong, Menurutnya Pelatih Timnas Asal Korea Selatan itu...
tvOnenews.com - Dalam salah satu tayangan podcast, Vladimir Vujovic mengungkapkan pendapatnya soal pelatih Shin Tae-yong yang menangani timnas Indonesia.
Pada musim 2022/2023 Vladimir resmi menjadi bagian dari Borneo FC ini dengan menjabat sebagai Direktur Teknik.
Pemain asing yang mengidolakan Ismed Sofyan ini bercerita soal pengalamannya bermain di liga sepak bola Indonesia hingga karirnya kini.
Pada awalnya mantan bek legendaris Persib ini membicarakan soal pemain asing dan strategi pelatih asing di liga sepak bola Indonesia.
Vladimir Vujovic mengatakan bahwa ia tak tahu apakah orang akan setuju dengan pendapatnya soal kedatangan pemain asing yang membuat suasana sepak bola Indonesia menjadi lebih segar.
Kedatangan para pemain dan pelatih asing ini menyegarkan sepak bola Indonesia itulah yang nomor satu.
Seperti Luis Milla di Persib Bandung, Bernardo Tavares di PSM Makassar, Thomas Doll di Persija Jakarta yang memiliki strategi tepat untuk musim ini.
"Mereka menyegarkan dan bisa dibilang mengubah. Mereka adalah pelatih yang berada di tiga klub pemuncak klasemen musim lalu di Indonesia.
Vladimir Vujovic yang merupakan salah satu pemain asing yang berhasil meraih juara Liga Indonesia 2014 lalu bersama Persib Bandung kemudian angkat bicara soal pelatih timnas Indonesia, coach STY.
Vladimir Vujovic kemudian mengungkapkan soal perubahan ini yang dipengaruhi oleh pelatih timnas itu sendiri.
Dilansir dari YouTube Sport77, Kamis (14/12/23) berikut adalah pernyataan Vladimir Vujovic tentang pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong.
Vladimir Ungkap Bahwa Pelatih Shin Tae-yong Bawa Perubahan di Sepak Bola Indonesia
"Saya bilang bahwa pelatih Korea yang merubah sepak bola Indonesia secara keseluruhan dan juga mengenai timnas," ujar Vladimir.
Menurut Vladimir, Shin Tae-yong memiliki andil dalam perubahan sepak bola Indonesia dibandingkan dengan kebanyakan pelatih di Indonesia yang dia ikuti selama 10 tahun ke belakang saat dirinya ke Persib.
Dengan strategi 4-2-3-1 atau 4-3-3 yang hampir 90% digunakan oleh pelatih Indonesia kala itu selama kurang lebih satu dekade sebelum ketiga pelatih asing datang.