news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Berita Foto : KPK Tahan Gubernur Riau Abdul Wahid Terkait Dugaan Korupsi.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Tri saputra

KPK Perpanjang Masa Penahanan, Gubenur Riau Nonaktif Sampaikan Surat Berisikan Sumpahnya

KPK menyampaikan perpanjangan masa penahanan bagi pelaku kasus dugaan gratifikasi dan pemerasan yakin Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid.
Selasa, 13 Januari 2026 - 19:50 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - KPK menyampaikan perpanjangan masa penahanan bagi pelaku kasus dugaan gratifikasi dan pemerasan yakin Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid.

Masa perpanjangan penahanan terhadap Abdul Wahid turut menuai polemik di kalangan publik.

Pasalnya, secara mengejutkan Abdul Wahid menandatangani sumpah berkaitan dengan kasus yang tengah melandanya itu.

KPK Perpanjang Masa Penahanan, Gubenur Riau Nonaktif Sampaikan Surta Berisikan Sumpahnya
Sumber :
  • Istimewa

Penandatanganan sumpah berupa selembar surat yang disampaikan oleh Tim Pencari Fakta (TPF) OTT PUPR.

Ketua Tim TPF OTT PUPR, Rinaldi mengaku pihaknya mendapat surat berisikan sumpah yang ditandatangani oleh Abdul Wahid sejak November 20025 lalu.

“Sudah saatnya kami membuka kepada publik alasan utama mengapa kami tetap konsisten mengawal perkara ini. Keyakinan kami tidak berdiri di ruang kosong, apalagi sekadar sentimen personal. Kami memegang satu hal yang bagi kami sangat fundamental, yakni sumpah secara Islam yang ditandatangani langsung oleh Abdul Wahid, yang menyatakan bahwa dirinya tidak melakukan perbuatan sebagaimana yang dituduhkan,” kata Rinaldi kepada awak media, Jakarta, Selasa (13/1/2026).

Rinaldi mengaku sedari awal telah mengikuti jalannya proses dugaan gratifikasi dan pemerasan tersebut.

Ia menekankan dibukanya surat sumpah dari Abdul Wahid itu mengingat dinamika publik terkait perkara yang menyeret Gubernur Riau nonaktif itu.

“Beragamnya respons yang muncul adalah penanda bahwa publik tidak sepenuhnya percaya pada narasi bersalah yang dibangun secara sepihak. TPF, selain terus melakukan evaluasi atas perkembangan perkara, juga memandang perlu menyampaikan kepada publik alasan mendasar mengapa hingga hari ini kami tetap meyakini bahwa Gubernur Riau tidak melakukan perbuatan sebagaimana yang dituduhkan,” kata Rinaldi.

“Bagi kami, inilah landasan moral mengapa hingga hari ini TPF tetap bekerja, secara senyap dan tanpa pamrih, mengumpulkan fakta, informasi, rekaman, dokumen, serta berbagai kesaksian yang relevan. Sumpah atas nama Allah dari seorang muslim bukan perkara remeh dan tidak bisa diperlakukan sebagai sekadar strategi komunikasi,” sambungnya.

Di sisi lain, Rinaldi menekankan dibukan sumpah tersebut oleh pihaknya bukan bertujuan mengintervensi hukum terkait perkara yang sedang berjalan.

Ia mengaku langkah tersebut ditujukan sebagai bentuk pertanggungjawaban moral pihaknya untuk tak menyembunyikan surat sumpah tersebut. 

“Bagi kami, kebenaran, pengakuan, dan sumpah atas nama Allah adalah bentuk pertanggungjawaban tertinggi seorang manusia beriman. Kami tidak cukup kuat untuk terus mendiamkannya. Selebihnya, kami serahkan kepada hukum dan keadilan Allah bagi siapa pun yang mengetahui kebenaran namun memilih menyembunyikannya,” katanya.

Rinaldi menutup dengan menegaskan kembali komitmen awal pembentukan TPF berupa bekerja secara independen, tidak digaji, tidak terikat kepentingan partai politik mana pun termasuk PKB serta berlandaskan pencarian kebenaran yang sebenar-benarnya.

Ia menekankan pihaknya mengutamakan asas praduga tak bersalah serta independensi terhadap lembaga penegakan hukum termasuk KPK.

Adapun isi sumpah yang dimaksud adalah sebagai berikut:

Bismillahirrahmanirrahim

Kepada masyarakat Riau yang kami cintai karena Allah. Wallahi Billahi Tallahi

1. Saya meminta maaf dan keikhlasan atas segala kesalahan dan kejadian yang Bapak/Ibu lihat dan dengar dari media;

2. Saya tidak pernah melakukan hal yang dituduhkan kepada saya, baik meminta fee maupun setoran kepada ASN, apalagi hingga mengancam mutasi apabila tidak diberikan;

3. Saya tidak pernah melakukan janji temu kepada siapa pun terkait serah terima uang yang dituduhkan akan ditujukan kepada saya; Saya menguatkan apa yang disampaikan istri saya bahwa uang yang berada di rumah kami di Jakarta Selatan yang disita KPK merupakan tabungan untuk biaya kesehatan anak. Jika saya berbohong atas sumpah ini, maka Allah Maha Adil.Wamakaruu wa makarallah. Wallahu khairul maakirin.(raa)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:10
08:13
08:52
02:17
01:33
03:09

Viral