- Pemkab Pati
Dulu Gagal Dimakzulkan, Kini Bupati Pati Sudewo Kena OTT KPK
tvOnenews.com - Bupati Pati, Sudewo, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin, 19 Januari 2025.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa penangkapan tersebut merupakan OTT ketiga yang dilakukan KPK sepanjang tahun 2026.
"Benar, salah satu pihak yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan di Pati adalah Saudara SDW," kata Budi.
Usai diamankan, Sudewo langsung menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik KPK di Polres Kudus, Jawa Tengah.
Saat ini, KPK masih mendalami kasus tersebut dan memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk menentukan status hukum Sudewo, termasuk kemungkinan penetapan sebagai tersangka.
Penangkapan Sudewo oleh KPK menambah daftar panjang kontroversi Bupati Pati tersebut.
Sudewo sempat hendak menaikan PBB
- Antara
Sebelumnya, Bupati Pati Sudowo sempat memiliki kebijakan untuk menaikan Pajak Bumi Bangunan (PBB) sebesar 250 persen di tahun 2025.
Usulan tersebut langsung memancing amarah warga Pati yang tidak terima hingga akhirnya melakukan aksi demo.
Setelah aksi ricuh warga, Sudewo akhirnya membatalkan kebijakan kenaikan PBB sebesar 250 persen tersebut.
Sudewo didesak mundur
- Ist
Meskipun rencana kenaikan PBB dibatalkan, namun hal tersebut tak melunturkan amarah warga Pati.
Atas kejadian ini, Bupati Sudewo didesak mundur dari jabatannya oleh warga Pati. Bahkan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menggelar Rapat Paripurna untuk membahas rencana pemakzulan Sudewo.
Sudewo menolak mundur dari jabatannya, sebab menurutnya secara konstitusional dirinya telah resmi ditunjuk oleh rakyat dan tidak mau mundur karena didemo.
Upaya pemakzulan Bupati Pati Sudewo gagal dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Jumat (31/10/2025).
Mayoritas dari tujuh fraksi DPRD menolak usulan tersebut dan memilih merekomendasikan perbaikan kinerja.
Sudewo kena OTT KPK
Setelah gagal dimakzulkan, kini Sudewo kembali menambah daftar panjang kontroversinya lantaran terkena OTT KPK, senin (19/1/2025).
Ia juga telah menjalani pemeriksaan intensif terkait adanya dugaan kasus korupsi yang dilakukannya.
Hingga berita ini diterbitkan, KPK belum merilis keterangan resmi soal status terbaru Sudewo.