- Istimewa
Presiden Prabowo Dapat Piagam 'Bapak Pembangunan Modern'
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden RI, Prabowo Subianto terus melakukan serangkaian pembangunan modernisasi pada era kepemimpinannya.
Haidar Alwi Institute (HAI) lantas memberikan penghargaan kepada Prabowo terkait langkah pembangunan modernisasi Indonesia.
Tak hanya itu, Pendiri HAI, Haidar Alwi juga menegaskan dukungan pihaknya kepada pemerintahan era Prabowo-Gibran.
"Mendukung apa yang sudah dilakukan oleh beliau selama satu tahun lebih. Dan juga di Rakernas kali ini, kita memberikan penghargaan berupa piagam yang pertama ke Bapak Presiden Prabowo sebagai "Bapak Pembangunan Modern," kata Haidar kepada awak media, Jakarta, Senin (9/2/2025).
Penghargaan itu disampaikan Haidar saat menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) HAI di kawasan Jakarta Pusat.
Haidar menjelaskan rakernas digelar sekaligus dalam rangka konsolidasi mendukung arah pihaknya.
"Ini merupakan Rakernas pertama dari Haidar Alwi Institute, Haidar Alwi Care. Dan kita menikmati perkembangan akhir-akhir ini," katanya.
Tak hanya itu, pihaknya turut serta memberikan penghargaan kepada Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad.
Penghargaan itu diberikan dengan dasar sosok Sufmi Dasco yang mampu menyuarakan aspirasi masyarakat.
"Dan Sufmi Dasco Ahmad sebagai Wakil Ketua DPR yang mewakili rakyat. Yang berhasil menjembatani antara legislatif dan eksekutif," jelas Haidar.
"Kita lihat peran beliau begitu bagus, begitu ada masalah langsung beliau turun dan aktif. Beliau dalam menangani, menjembatani antara pemerintah dengan rakyat yang dalam hal ini DPR yang diwakili oleh rakyat," sambungnya.
Selain itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut mendapat penghargaan dalam kegiatan tersebut.
"Sebagai Kapolri yang dicintai oleh rakyat dan ada beberapa alasan yang iya berikan," jelasnya.
Sementara, Ketua Panitia Rakernas sekaligus Direktur Eksekutif Haidar Alwi Institute, Sandri Rumanama menjelaskan bahwa rakernas dihadiri oleh peserta dari seluruh Indonesia.
"Artinya kita sebagai bangsa yang besar harus bersatu, harus menjaga stabilitas keamanan karena kalau berbicara mengenai Asta Cita nggak bakalan tercapai kalau kemudian keamanan dan ketertiban masyarakat itu kita nggak bisa jaga," ujarnya.
Menurut Sandri rakyat melalui HAI perlu dikonsolidasikan tentang kondisi geopolitik global saat ini.