- Istimewa
Kisah Perjungangan Siti yang Dapat Kesempatan Injakan Kaki ke Tanah Suci
Kini, Siti masih mengemban amanah sebagai MRM Serang 1, berperan aktif dalam memberdayakan perempuan prasejahtera melalui program Mekaar.
Perjalanan pengabdiannya terus berlanjut, dan dedikasinya kembali mendapatkan apresiasi.
Pada tahun 2024, ia kembali menerima reward umroh kedua atas kinerjanya selama 2023 sebuah pencapaian yang dahulu bahkan tak pernah ia bayangkan.
Tak hanya itu, pada tahun 2025, Siti melangkah lebih jauh dengan melanjutkan pendidikan ke jenjang magister (S2), sebuah kesempatan yang juga difasilitasi oleh PNM.
Langkah ini menjadi bukti bahwa mimpi tidak mengenal batas waktu, selama seseorang berani memperjuangkannya.
Bagi Siti, perjalanan hidupnya adalah rangkaian pelajaran tentang kesabaran, keikhlasan, dan keyakinan.
“Dalam setiap fase hidup, selalu ada tantangan yang membuat kita hampir menyerah. Tapi saya percaya, selama kita terus berusaha dan bersyukur, akan selalu ada jalan yang dibukakan,” ungkapnya.(raa)