news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Penggunaan sepeda motor listrik dinilai mampu menekan biaya operasional sekaligus mengurangi emisi karbon.
Sumber :
  • Istimewa

Transisi Kendaraan Listrik di Logistik Perkotaan Hadapi Tantangan Ekosistem

Upaya mendorong penggunaan kendaraan listrik di sektor logistik perkotaan terus diperkuat melalui berbagai diskusi lintas pemangku kepentingan. 
Kamis, 30 April 2026 - 23:30 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Upaya mendorong penggunaan kendaraan listrik di sektor logistik perkotaan terus diperkuat melalui berbagai diskusi lintas pemangku kepentingan. 

Salah satu inisiatif tersebut menekankan pentingnya kolaborasi antara pelaku industri, produsen kendaraan, serta asosiasi terkait guna mempercepat adopsi teknologi ramah lingkungan dalam sistem distribusi barang.

Ilustrasi industri motor listrik.
Sumber :
  • Antara

Segmen logistik perkotaan, khususnya pengiriman jarak dekat atau last-mile, yang sebagian besar masih mengandalkan sepeda motor konvensional, dinilai memiliki potensi besar sebagai titik awal transisi menuju elektrifikasi. 

Dengan porsi penggunaan yang dominan, sektor ini dianggap strategis untuk mendorong perubahan secara lebih luas.

Dari sisi efisiensi, penggunaan sepeda motor listrik dinilai mampu menekan biaya operasional sekaligus mengurangi emisi karbon. 

Bahkan dengan kondisi pasokan listrik yang belum sepenuhnya bersih, potensi pengurangan emisi tetap signifikan, sehingga memberikan manfaat lingkungan sekaligus ekonomi.

Meski secara teknis kendaraan listrik roda dua dinilai sudah cukup siap untuk menunjang aktivitas kurir harian, tantangan utama justru terletak pada ekosistem pendukungnya. 

Ketersediaan infrastruktur pengisian daya menjadi faktor krusial, terutama bagi kurir yang memiliki mobilitas tinggi dengan jarak tempuh harian yang panjang.

Selain itu, kebutuhan akan standarisasi teknologi baterai juga menjadi sorotan penting. 

Keseragaman sistem, baik dari sisi perangkat keras maupun perangkat lunak, dinilai dapat meningkatkan interoperabilitas antarproduk sekaligus menekan risiko investasi bagi pelaku industri yang ingin beralih ke kendaraan listrik.

Di sisi lain, persoalan pembiayaan menjadi hambatan paling nyata dalam proses transisi ini. 

Harga kendaraan listrik yang relatif tinggi dibandingkan kemampuan finansial para kurir membuat adopsi secara mandiri sulit dilakukan. Tanpa dukungan skema pembiayaan yang tepat, peralihan ini bahkan berpotensi mengurangi pendapatan harian pekerja.

Sejumlah solusi pun mengemuka, mulai dari usulan subsidi yang lebih terarah bagi pekerja di sektor logistik hingga skema jaminan pembelian kembali untuk menjaga nilai aset kendaraan. 

Langkah-langkah ini dinilai penting untuk memberikan kepastian dan mengurangi beban risiko dalam proses transisi.

Tidak hanya itu, tantangan struktural seperti ketidakpastian regulasi dan belum jelasnya koordinasi kebijakan juga menjadi perhatian. 

Diperlukan peran pemerintah yang lebih kuat dalam mengatur arah kebijakan, memastikan standar yang seragam, serta menjaga keseimbangan antar pelaku industri.

Secara umum, arah kebijakan yang dianggap prioritas mencakup peningkatan kerja sama antara industri logistik dan produsen kendaraan listrik, pengembangan skema pembiayaan yang sesuai dengan kondisi lapangan, serta penguatan peran pemerintah sebagai pengarah utama dalam ekosistem ini.

Dengan pendekatan yang terintegrasi, transisi menuju sistem logistik perkotaan berbasis kendaraan listrik diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga menciptakan sistem transportasi yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:19
01:18
05:01
01:45
01:05
01:11

Viral