- Istimewa
Buka Muscab PPP se-Sumut, Mardiono Minta Kader Turun Bantu Rakyat dan Dukung Program Pemerintah
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhamad Mardiono, membuka agenda Musyawarah Cabang (Muscab) PPP yang diikuti pengurus dari seluruh wilayah Provinsi Sumatera Utara.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai langkah strategis dalam mengonsolidasi kekuatan internal partai guna menghadapi dinamika politik nasional.
Dalam arahannya, Mardiono menjelaskan bahwa Muscab bukan sekadar pertemuan formal organisasi.
Baginya, momentum ini harus dimanfaatkan untuk menyusun kepengurusan yang solid serta meningkatkan dedikasi para kader dalam melayani kepentingan masyarakat luas.
Ia menginstruksikan kepada seluruh jajaran kader agar lebih proaktif terjun ke masyarakat dan bersinergi dalam menyukseskan berbagai program prioritas yang diusung oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Kader PPP harus hadir di tengah rakyat dan bisa membantu masyarakat melalui program-program pemerintah, seperti ketahanan pangan, cek kesehatan gratis, dan banyak program kesejahteraan lainnya,” tutur Mardiono saat memberikan sambutan di Wisma Karina, Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Minggu (3/5).
Mardiono meyakini bahwa membangun kedekatan dengan rakyat merupakan kunci utama untuk memulihkan kembali kepercayaan masyarakat terhadap partai berlambang Kabah tersebut.
Oleh sebab itu, seluruh pengurus di berbagai tingkatan diharapkan mampu memberikan sumbangsih yang nyata bagi warga.
“Kita harus terus bergerak bersama rakyat. Apa pun yang bisa kita lakukan untuk membantu masyarakat, itu yang harus kita kerjakan,” ungkap Mardiono.
Terkait dengan pencapaian politik PPP di Sumatera Utara yang sempat mengalami penurunan jumlah kursi, Mardiono tetap optimistis.
Ia menilai bahwa melalui penguatan konsolidasi dan pembuktian kerja di lapangan, PPP memiliki peluang besar untuk bangkit dan kembali memperkuat keterwakilan politiknya demi kepentingan rakyat.
“Dengan kerja nyata dan kehadiran di tengah rakyat, InsyaAllah PPP bisa kembali memperjuangkan rakyat, lewat program politik maupun program pemerintah,” ujarnya. (dpi)