news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ketua Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal..
Sumber :
  • Istimewa

Ketua Timwas Haji DPR Soroti Polemik KBIHU, Ingatkan Haji 2026 Masih Masa Transisi

Ketua Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, menilai penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M secara umum berjalan baik.
Minggu, 31 Mei 2026 - 15:32 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Ketua Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, menilai penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M secara umum berjalan baik. Menurutnya, capaian tersebut patut diapresiasi mengingat tahun ini merupakan penyelenggaraan haji perdana di bawah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj).

Namun, setelah fase puncak haji berakhir, muncul perdebatan mengenai peran Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), khususnya dalam pelaksanaan layanan jamaah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Cucun menegaskan polemik mengenai KBIHU tidak perlu menjadi perdebatan berkepanjangan, mengingat saat ini penyelenggaraan haji masih berada dalam masa transisi dari Kementerian Agama ke Kementerian Haji dan Umrah.

"Kita memahami bahwa ini kan masa transisi; kementerian baru yang baru dibentuk, punya spirit bagaimana melayani haji dan menata haji ini secara tertib. Cuma disayangkan kalau terjadi, misalkan sekarang, menganggap ada peran kelompok masyarakat yang sudah berjasa untuk negara dari sejak dulu," kata Cucun di Makkah, Arab Saudi, Minggu (31/5).

Menurut dia, KBIHU selama ini memiliki kontribusi besar dalam memberikan edukasi dan pembinaan kepada calon jamaah haji, bahkan sejak beberapa tahun sebelum keberangkatan.

"Mereka memberikan satu ilmu pengetahuan, edukasi kepada para calon jemaah haji dari sejak sebelum berangkat. Bisa jadi bukan hanya H-1 tahun, ada yang mau berangkat 3 tahun ke depan, mereka sudah belajar manasik haji di para guru-gurunya di kelompok bimbingan ibadah haji," ujarnya.

KBIHU Dinilai Punya Peran Penting
Wakil Ketua DPR RI itu menuturkan KBIHU merupakan bagian dari peran masyarakat yang tumbuh dan berkembang dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia. Menurutnya, ibadah haji tidak hanya membutuhkan kesiapan fisik, tetapi juga pemahaman mendalam mengenai tata cara, aturan, serta pelaksanaan ibadah yang sesuai syariat.

"Karena betul haji ini kalau dikatakan adalah ibadah fisik, tetapi nilai daripada ibadah haji ini secara proses, tata aturan, ketertiban, kemudian keabsahan, itu perlu pengetahuan yang mendalam. Kehadiran kelompok bimbingan ibadah haji ini sangat besar manfaatnya untuk negara," ucap Cucun.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:15
01:03
09:09
05:21
07:09
01:51

Viral