news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Anak Sekolah Dipastikan Masuk Selama Ramadhan pada 6-25 Maret, Berikut Isi Program Belajar Bagi Peserta Muslim.
Sumber :
  • dok.ilustrasi Kemenag Semarang

Ahli Gizi Beberkan Kebutuhan Kalori Anak Usia Sekolah, Banyak Orang Tua Masih Salah!

Ahli Gizi dan Founder Gizi Nusantara, Esti Nurwanti, S.Gz., RD., MPH., Ph.D menjelaskan bahwa kebutuhan energi anak berbeda-beda sesuai usia dan jenis kelamin.
Rabu, 17 Juni 2026 - 23:44 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pemenuhan energi pada anak tidak hanya soal jumlah makanan yang dikonsumsi, tetapi juga kualitas gizinya. Anak membutuhkan asupan energi yang seimbang agar dapat mendukung aktivitas fisik, menjaga fokus, serta menunjang tumbuh kembang secara optimal.

Ahli Gizi dan Founder Gizi Nusantara, Esti Nurwanti, S.Gz., RD., MPH., Ph.D menjelaskan bahwa kebutuhan energi anak berbeda-beda sesuai usia dan jenis kelamin.

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi (AKG), kebutuhan energi anak usia 6–9 tahun berkisar antara 1.400–1.650 kkal per hari. Sementara pada usia 10–15 tahun, kebutuhan energi meningkat menjadi sekitar 2.000–2.400 kkal per hari.

Menurut Esti, pemenuhan gizi anak perlu dilakukan secara menyeluruh dengan memerhatikan keseimbangan asupan karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral.

“Dengan asupan yang memadai, anak dapat mendukung aktivitas belajar, bermain, dan berolahraga secara optimal,” ujar Esti, dalam keterangannya, dikutip Rabu (17/6/2026).

Ia juga menekankan bahwa orang tua perlu membiasakan diri membaca informasi nilai gizi pada kemasan pangan sebelum memilih produk untuk anak.

Menurutnya, langkah sederhana tersebut penting untuk memastikan anak mendapatkan asupan yang sesuai dengan kebutuhan hariannya.

Selain asupan makanan, aktivitas fisik juga menjadi faktor penting dalam mendukung kesehatan anak. Kebiasaan aktif bergerak dan rutin berolahraga disebut dapat membantu meningkatkan kebugaran, fokus, hingga rasa percaya diri sejak usia dini.

Deputi Bidang Pengembangan Budaya Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Dr. Sri Wahyuni, S.T., M.Sc., mengatakan bahwa pemenuhan gizi yang baik perlu diimbangi dengan aktivitas fisik secara teratur.

“Kami percaya bahwa sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dapat mempercepat terciptanya generasi yang lebih sehat dan aktif, sekaligus memastikan setiap program berjalan lebih efektif, terukur, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi anak-anak Indonesia,” kata Sri Wahyuni.

Hal serupa juga disampaikan aktris dan penyanyi Tasya Kamila. Sebagai ibu, ia menilai aktivitas fisik memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan anak.

“Menurut saya, kombinasi antara asupan gizi yang tepat dan aktivitas fisik yang rutin sangat penting untuk mendukung pertumbuhan, kesehatan, serta membantu anak mencapai potensi terbaiknya,” ujar Tasya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:39
01:36
06:55
02:07
01:07
01:11

Viral