- Istimewa
Sistem Baru Kemenkes Ubah Standar Rumah Sakit, Kini Fokus ke Kompetensi Layanan
Jakarta, tvOnenews.com - Tingginya aktivitas industri dan mobilitas kendaraan di wilayah Serang dan sekitarnya membuat kebutuhan terhadap layanan penanganan trauma dan kegawatdaruratan semakin meningkat.
Cedera akibat kecelakaan kerja maupun kecelakaan lalu lintas menjadi salah satu kasus yang membutuhkan penanganan cepat dan terintegrasi agar risiko komplikasi dapat diminimalkan.
Kondisi tersebut juga sejalan dengan perubahan sistem layanan rumah sakit yang kini mengarah pada pendekatan berbasis kompetensi sesuai regulasi terbaru Kementerian Kesehatan. Rumah sakit tidak lagi diklasifikasikan berdasarkan kelas A, B, atau C, melainkan berdasarkan kemampuan layanan dan kompetensi yang dimiliki, mulai dari tingkat dasar hingga paripurna.
Direktur Bethsaida Hospital Serang, dr. Tirta Mulya Juandi, mengatakan rumah sakit kini dituntut memperkuat layanan berbasis kompetensi melalui peningkatan fasilitas, teknologi, hingga kesiapan tenaga medis lintas spesialis.
“Melalui Advanced Trauma Center, kami ingin menghadirkan layanan trauma yang tidak hanya cepat dalam respons, tetapi juga komprehensif dalam penanganan. Dengan dukungan dokter spesialis, fasilitas modern, serta teknologi diagnostik seperti MRI 1.5T, kami berharap masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih optimal, aman, dan terpercaya,” ujar dr. Tirta. di Serang, Jawa Barat, Kamis (25/6/2026).
Sebagai bagian dari penguatan layanan tersebut, Bethsaida Hospital Serang meluncurkan Advanced Trauma Center yang dirancang untuk menangani berbagai kasus cedera dan kegawatdaruratan secara terpadu. Layanan ini didukung dokter spesialis multidisiplin, mulai dari ortopedi, bedah saraf, bedah umum, radiologi, penyakit dalam, anestesi, hingga rehabilitasi medik.
Selain itu, tersedia pula fasilitas penunjang seperti IGD 24 jam, smart ambulance, CT Scan 258 Slice, kamar operasi, Cath Lab, hingga teknologi MRI 1.5T untuk membantu proses diagnosis lebih detail dan akurat.
Dokter Spesialis Radiologi Bethsaida Hospital Serang, dr. Eha Juleha, Sp.Rad, menjelaskan pemeriksaan radiologi memiliki peran penting dalam penanganan pasien trauma, terutama untuk melihat kondisi jaringan tubuh secara lebih rinci.
“Dalam penanganan trauma, pemeriksaan radiologi memiliki peran penting untuk membantu dokter melihat kondisi pasien secara lebih detail. Dengan dukungan MRI 1.5T, evaluasi terhadap jaringan lunak, tulang belakang, sendi, maupun saraf dapat dilakukan dengan lebih baik, sehingga dokter klinisi dapat menentukan langkah penanganan yang lebih tepat,” jelas dr. Eha.