news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Indra Lesmana dan Sydney Reunion..
Sumber :
  • tvOnenews/Sumiyati.

Indra Lesmana Bikin Penonton Gedebage Jazz Festival Terhipnotis, Reuni 40 Tahun Jadi Sorotan

Lampu panggung mulai redup ketika Indra Lesmana bersama Sydney Reunion naik ke atas panggung. Tepuk tangan penonton langsung pecah.
Minggu, 28 Juni 2026 - 23:10 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Suasana malam di Summarecon Mall Bandung pada Sabtu (27/6/2026) terasa berbeda. Ribuan penonton memadati area Sawarga Courtyard dalam gelaran Gedebage Jazz Festival International 2026.

Lampu panggung mulai redup ketika Indra Lesmana bersama Sydney Reunion naik ke atas panggung. Tepuk tangan penonton langsung pecah, menandai salah satu penampilan paling hangat di malam itu.

Dentuman jazz fusion yang dipadukan dengan improvisasi khas langsung membius penikmat musik sejak lagu pembuka dimainkan. Permainan keyboard Indra Lesmana terdengar dominan namun tetap harmonis dengan aransemen Sydney Reunion. Beberapa penonton tampak berdiri mendekati bibir panggung, menikmati tiap nada yang dimainkan.

Di sela penampilannya, Indra Lesmana menyapa penonton dengan gaya santai khasnya.

“Kumaha damang? Seneng banget bisa berada di Gedebage Jazz Festival. Ini yang ketiga kalinya saya berada di sini dari awal Gedebage Jazz Festival tahun pertama, kedua, dan ini tahun ketiga sudah berevolusi jadi Gedebage Jazz Festival Internasional,” ucapnya disambut sorakan penonton.

Menurut Indra, perkembangan festival ini menjadi bukti bahwa musik jazz masih memiliki ruang besar di hati masyarakat, khususnya generasi muda. Ia juga mengajak penonton untuk terus mendukung festival tersebut agar tetap konsisten menghadirkan ruang apresiasi musik jazz di Bandung.

“Tagline-nya Jazz, People and Harmony. Semangat dong, ayo dong. Sepi amat, susah ya musiknya? Enggak kan?” kata Indra yang langsung disambut gelak tawa penonton.

Musisi senior itu juga menyinggung makna tema festival yang dinilainya sangat kuat. Menurutnya, jazz bukan hanya tentang musik, tetapi juga tentang kebersamaan antara musisi dan penikmatnya.

“Jazz, People and Harmony menurut saya sangat dalam ya, artinya kita menyatu ke dalam jazz, kita adalah sebuah community yang besar. Jadi kami semua di atas panggung tidak akan mungkin performance tanpa kalian. Kalian adalah bagian dari ekosistem musik jazz itu sendiri,” ujarnya.

Momen emosional terasa ketika Indra Lesmana bercerita mengenai Sydney Reunion. Ia mengaku telah mengenal para personel grup tersebut sejak usia 15 tahun dan baru kembali dipertemukan di atas panggung setelah lebih dari empat dekade.

“Saya kenal mereka dari usia saya 15 tahun, jadi pertemuan dengan mereka setelah 40 tahun, sekarang bermusik bareng. Saya bersyukur Gedebage Jazz bisa membuat kami reuni, karena gak gampang juga menyatukan kami,” tutur Indra.

Penampilan Indra Lesmana & Sydney Reunion menjadi salah satu magnet utama malam itu. Improvisasi panjang yang mereka hadirkan beberapa kali membuat penonton bersorak kagum. Tak sedikit yang mengabadikan momen tersebut lewat ponsel mereka.

Gedebage Jazz Festival tahun ini memang hadir dengan skala lebih besar. Setelah berkembang sejak 2024 sebagai festival tahunan di Bandung, ajang tersebut kini berevolusi menjadi festival internasional dengan mengusung tema “Jazz, People and Harmony”.

Festival berlangsung di tiga area berbeda yakni Sawarga Courtyard, Atrium Ciunik, dan Downtown Walk. Sejumlah nama besar turut memeriahkan acara, mulai dari Dewa 19 feat. Virzha, Maliq & D’Essentials, Krakatau Reunion, hingga Syaharani bersama Bandung Jazz Orchestra.

Sebelum Indra Lesmana tampil, atmosfer festival tak kalah heboh saat penampilan Barry Likumahuwa and The Rhythm Service mengguncang panggung. Euforia penonton kemudian mencapai puncaknya ketika Dewa 19 feat. Virzha tampil sebagai penutup malam, membuat area festival bergemuruh oleh nyanyian ribuan penonton yang larut dalam nostalgia dan kemeriahan. (cmi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:56
07:53
06:02
02:55
04:58
07:02

Viral