news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tak Hanya Apresiasi Kunjungan Wisatawan Indonesia ke Kelantan, Datuk Mohamed Fadzli Kutip Surat Al Hujurat Ayat 13.
Sumber :
  • istimewa

Tak Hanya Apresiasi Kunjungan Wisatawan Indonesia ke Kelantan, Datuk Mohamed Fadzli Kutip Surat Al Hujurat Ayat 13

Wakil Menteri Besar Kelantan Datuk Dr. Mohamed Fadzli bin Hassan apresiasi kunjungan wisatawan Indonesia ke Kelantan. Kata dia, kunjungan masyarakat Indonesia
Selasa, 30 Juni 2026 - 00:55 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Menteri Besar Kelantan Datuk Mohamed Fadzli bin Hassan apresiasi kunjungan wisatawan Indonesia ke Kelantan. Bahkan kata dia, kunjungan masyarakat Indonesia ke Kelantan bukan sekadar perjalanan wisata, melainkan kesempatan untuk saling mengenal dan mempererat hubungan antarsaudara sebangsa serumpun.

"Kami berharap masyarakat Indonesia datang mengunjungi saudara-saudaranya di Kelantan. Banyak hal yang dapat kita saling kenali, karena kita bisa berbagi budaya," kata Fadzli menutup acara program famtrip Jakara ke Kelantan di hadapan delegasi Indonesia, pada Jumat (30/6/2026). 

Lanjutnya menjelaskan, bahwa Malaysia dan Indonesia bukanlah dua bangsa yang asing, tetapi bangsa yang serupun. Keduanya, dipersatukan oleh akar budaya, bahasa, dan tradisi yang serumpun.

"Oleh sebab itu, dengan semangat persaudaraan, bisa mengiringi perjalanan untuk menyusuri Kelantan, sebuah negeri yang menawarkan perpaduan sejarah, budaya, kuliner, dan tradisi yang terus hidup dari generasi ke generasi," ucapnya.

Bahkan ia menyampaikan terima kasih kepada maskapai AirAsia, yang telah memiliki ide untuk menjembatani wisatawan Indonesia ke Kelantan. 

"Sehingga, para influencer yang hadir bisa mempengaruhi wisatawan Indonesia bisa berkunjung ke Kelantan, untuk mengenal budaya dan kuliner serta destinasi wisata Kelantan," ucapnya.

Selain itu, kata dia, program Famtrip Jakara ke Kelantan, dapat membawa manfaat bagi Kerajaan Kelantan dan bangsa Indonesia. 

"Karena dengan program ini, bisa mengenalkan Kelantan ke bangsa Indonesia, bahwa Kelantan merupakan negeri yang kaya dengan warisan budaya, keunikan tradisi, dan keindahan alamnya" ucapnya.

Kemudian kata dia, Alla SWT berfirman dalam surat Al Hujurat ayat 13.

"Yā ayyuhan-nāsu innā khalaqnākum min żakariw wa unṡā wa ja'alnākum syu'ūbaw wa qabā'ila li ta'ārafū, inna akramakum 'indallāhi atqākum, innalla 'alīmun khabīr(un)."

"Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sungguh, yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahateliti."   

"Ayat yang saya bacakan itu, mengajarkan kita, bahwa berbagai bangsa dan negara bukan suatu pemisah, tetapi suatu ruang yang membina hubungan, memperkukuhkan kesepahaman serta menjadikan Kerjasama yang membawa manfaat bagi antara bangsa," katanya.

Selain itu, kata dia, progam ini merupakan manifestasi kepada semangat ta'aruf dan saling mengenali dan memperkokohkan persahabatan antara Malaysia dan Indonesia, khususnya antara Jakarta dan Kelantan.

"Bahkan pembukaan penerbangan Jakarta ke Kota Bharu satu pencapaian besar dalam meningkatkan hubungan antara dua bangsa. Bahkan, ini membuka peluang untuk memudahkan dalam sektor pelancongan, pendidikan dan perdagangan," bebernya.

Bahkan sebelumnya, ia mengutarakan pribahasa Melayu, "Air dicincang tidak akan putus, demikian hubungan antara Malaysia dengan Indonesia. Walaupun dipisahkan oleh geografis tetapi hakikatnya diikat oleh tali persaudaraan."

Selanjutnya, ia menekankan, dengan industri pelancongan bisa menjadi sebuah jembatan penting antara dua negara dari segi deplomasi rakyat.

"Karena mampu mempertemukan masyarakat dari latar berbeda dalam suasana yang saling menguntungkan," jelasnya.

Kembali lagi ia tekankan, bahwa Kelantan menawarkan kepada wisatawan Indonesia dengan destinasi wisata budaya yang unik dan destinasi alamnya.

Di samping itu, kata dia, Kelantan juga kaya dengan kulinernya, seperti karipap, kudapan mirip pastel dengan isian kari ayam dan kentang, hingga keropok lekor, camilan berbahan ikan yang populer di kawasan pesisir Malaysia. 

Selain itu, ia katakan, dari perjalanan singkat di program ini, teradapat positif dan negatifnya. Maka dari itu, ia menyampaikan permohonan maaf bila ada yang kurang dari perjalanan singkat tersebut.

"Semoga pengalaman yang dirasakan di negeri ini dalam waktu singkat, bisa menjadi narasi yang positif bagi masyarakat Indonesia," ucapnya. (ant/aag)   

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:07
02:04
02:11
01:50
04:26
07:57

Viral