news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Deddy Mahendra Desta alias Desta.
Sumber :
  • Instagram @desta80s

Desta Dilarikan ke RS Usai Mata Terkena Bola Padel Hingga Sempat Tak Bisa Melihat, Begini Kronologi - Kondisinya Sekarang

Presenter sekaligus musisi Deddy Mahendra Desta membagikan pengalaman yang nyaris membuatnya kehilangan penglihatan saat mengikuti turnamen padel.
Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:37 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Presenter sekaligus musisi Deddy Mahendra Desta membagikan pengalaman yang nyaris membuatnya kehilangan penglihatan saat mengikuti turnamen FIP Jakarta 2026 pada Jumat (10/7/2026). Insiden itu terjadi setelah matanya terkena bola padel yang dipukul rekan satu timnya sendiri.

Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, @desta80s, Desta mengaku sempat tidak bisa melihat sama sekali usai benturan tersebut. Namun, ia menegaskan kejadian itu bukan kesalahan rekannya, Panji Setiawan.

Menurut Desta, insiden bermula ketika dirinya melakukan servis yang kemudian dikembalikan oleh lawan. Dalam situasi tersebut, Panji berusaha melakukan pukulan balasan, tetapi bola justru menghantam mata Desta yang berada di posisi depan.

"Kronologi: Saya serve.. @giorgiosoe return lurus.. Panji backhand volley.. Jose lob.. Panji jump vibora mengarah ke backhand Jose tetapi apesnya kena bagian mata saya," tulis Desta, dikutip Sabtu (11/7/2026).

Desta menjelaskan bahwa penyebab utama insiden tersebut adalah kesalahannya sendiri karena terlalu lama memerhatikan arah bola dan terlambat mengantisipasi pergerakan rekan setimnya.

"Secara permainan ini pure kesalahan saya. Pemain di posisi depan seharusnya cukup melihat sedikit arah bola saat di-lob, lalu kembali fokus ke arah lawan. Saya terlalu lama melihat bola karena ingin memastikan bola akan memantul atau langsung dipukul lagi," sambungnya.

Ia pun kembali menegaskan agar tidak ada yang menyalahkan Panji atas kejadian tersebut.

"Saya terlalu kepo dan lama ngeliatin bola karena saya menunggu apakah bola akan mantul dulu, mau tau panji akan lob lagi setelah mantul atau bajada, untuk mengatur posisi saya selanjut nya," tuturnya.

"Resiko nya kalo kepo kelamaan nunggu ngeliatin bola, ternyata lob nya tidak begitu jauh agak nanggung bisa langsung dipukul keras ke arah lawan yg sekira nya bisa utk mencuri poin," katanya.

"Jadi sekali lagi ini bukan salah Panji.. Tapi pure kesalahan saya sendiri," tegasnya.

Desta juga mengungkapkan bahwa Panji sangat terpukul setelah insiden tersebut. Bahkan, rekannya itu disebut sempat menangis karena merasa bersalah melihat kondisi Desta.

Sempat Tak Bisa Melihat

Benturan keras di area mata membuat penglihatan Desta berubah drastis. Ia mengaku hanya melihat warna abu-abu dan kehilangan kemampuan melihat secara total sesaat setelah terkena bola.

"Setelah kena pukulan itu, penglihatan abu2 tidak bisa melihat sama sekali.. Dibawa pake ambulance ke rumah sakit, 2 jam setelah nya pun masih tidak ada penglihatan.. Dirujuk ke rs spesialis mata..selama perjalanan, mulai dr abu2 berangsur bisa mulai ada bayangan dan cahaya.. Diperiksa detail dengan alat.. Retina, kornea, syaraf aman.. Trauma benturan dan ada pendarahan di lensa mata," jelasnya.

Setelah menjalani pemeriksaan di rumah sakit spesialis mata, dokter memastikan retina, kornea, dan saraf matanya dalam kondisi baik. Cedera yang dialami Desta disebabkan trauma benturan yang memicu perdarahan pada lensa mata.

Ia kemudian mendapatkan penanganan berupa pemasangan bandage contact lens dan antibiotik tetes mata. Beruntung, kondisi penglihatannya perlahan kembali membaik.

"Diberi bandage contact lens dan antibiotik tetes mata. Berangsur2 penglihatan semakin pulih Alhamdulillah..
Masih ada blur sedikit tapi kata dokter nanti pendarahan sembuh dan nanti akan balik normal kembali," pungkasnya.

Desta mengaku sempat dihantui ketakutan akan kehilangan penglihatannya secara permanen. Karena itu, ia merasa sangat bersyukur setelah dokter menyampaikan peluang pemulihannya sangat baik.

"Puji syukur ya Allah. Karena jujur saya sempet berpikiran akan kehilangan penglihatan saya," tukasnya.

Menutup ceritanya, mantan drummer Club Eighties itu mengingatkan bahwa cedera bisa terjadi dalam olahraga apa pun. Ia berharap pengalamannya menjadi pelajaran bagi para atlet maupun penggemar padel agar selalu waspada saat berada di lapangan.

"Kejadian tak terduga bisa terjadi kapan pun dalam olahraga. Jadikan ini pengalaman dan belajar untuk lebih baik ke depan supaya bisa meminimalisir hal2 seperti ini," tutup Desta. (cmi)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

09:58
06:13
07:04
05:40
01:08
07:17

Viral