news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

LABSPROJECT 2026 bertajuk EVOCRIA (Every Child's Voyage of Creation).
Sumber :
  • istimewa

281 Siswa SMA Labschool Jakarta Sukses Gelar LABSPROJECT 2026, Berbaur Bintang di Istora Senayan

Bertajuk EVOCRIA (Every Child's Voyage of Creation), acara ini menghadirkan deretan bintang papan atas seperti Raisa, Kahitna, Reality Club, Andre Taulany and Friends (ATF), Nidji, hingga penampilan spesial dance collective Moluccan Soul.
Minggu, 12 Juli 2026 - 15:36 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Sebanyak 281 siswa kelas XI angkatan Candrakala Ravidanta SMA Labschool Jakarta sukses menggelar LABSPROJECT 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (11/7/2026). 

Bertajuk EVOCRIA (Every Child's Voyage of Creation), acara ini menghadirkan deretan bintang papan atas seperti Raisa, Kahitna, Reality Club, Andre Taulany and Friends (ATF), Nidji, hingga penampilan spesial dance collective Moluccan Soul.

Festival musim ini merupakan pembelajaran berbasis proyek yang berlangsung selama berbulan-bulan yang dilaksanakan oleh siswa SMA Labschool Jakarta.

Para siswa terlibat langsung dalam seluruh tahapan penyelenggaraan acara, mulai dari menyusun konsep festival, menjalin kerja sama dengan sponsor dan media, berkoordinasi dengan manajemen artis, merancang strategi promosi, hingga mengelola operasional acara berskala besar yang dihadiri ribuan pengunjung.

Tahun ini, LABSPROJECT mengusung tema EVOCRIA: Every Child's Voyage of Creation, yang menggambarkan perjalanan setiap anak dalam menemukan imajinasi, kreativitas, dan keberanian untuk berkarya. 

Tema tersebut lahir dari keyakinan bahwa setiap siswa memiliki proses kreatif yang berbeda-beda, dimulai dari mimpi, ditempa melalui berbagai tantangan, hingga akhirnya menghasilkan karya yang bermakna.

Selain menyuguhkan penampilan musisi nasional, LABSPROJECT 2026 juga menjadi wadah apresiasi kreativitas siswa melalui berbagai pertunjukan, seperti homeband, fashion show x band, penampilan ekstrakurikuler, modern dance, hingga sejumlah *special performance* yang seluruh konsep dan produksinya dikerjakan sendiri oleh para siswa.

Kepala SMA Labschool Jakarta, Badru Zaman, menegaskan bahwa keberhasilan LABSPROJECT tidak semata-mata dinilai dari kemeriahan pertunjukan, tetapi juga dari proses pembelajaran yang dijalani seluruh peserta didik selama mempersiapkan festival tersebut.

"Hari ini masyarakat menyaksikan sebuah pentas seni yang meriah di atas panggung. Namun bagi kami, pencapaian sesungguhnya adalah proses yang telah dijalani para siswa selama berbulan-bulan," kata Badru Zaman.

"Mereka belajar memimpin, bekerja sama, menghadapi tantangan dan bertanggung jawab terhadap setiap keputusan yang mereka ambil. Pengalaman seperti inilah yang menjadi bagian penting dari pendidikan di SMA Labschool Jakarta," ujar Badru Zaman.

Ketua Pelaksana LABSPROJECT 2026, Laode Faz Karabiasa, mengaku seluruh panitia harus memulai semuanya dari nol karena belum pernah menangani festival sebesar ini. Menurutnya, setiap tantangan yang dihadapi justru menjadi proses pembelajaran yang sangat berharga.

"Pada awalnya, tidak ada satu pun dari kami yang pernah menyelenggarakan festival sebesar ini, sehingga hampir semua hal kami pelajari dari awal. Dalam prosesnya kami menghadapi banyak tantangan, mengalami ups and downs, bahkan harus menerima bahwa tidak semua rencana dapat berjalan sesuai harapan," kata Laode Faz Karabiasa.

"Namun justru dari proses itulah kami belajar untuk terus berkembang, bekerja sama, berdisiplin dan berani mengambil tanggung jawab. Bagi kami, EVOCRIA bukan sekadar nama sebuah acara, tetapi perjalanan yang membentuk kami menjadi pribadi yang lebih dewasa," katanya.

Apresiasi juga datang dari para orang tua. Salah satunya Maya Hapsari yang melihat perubahan positif pada putra-putri mereka sepanjang proses persiapan festival berlangsung.

"Sebagai orang tua, kami tentu bangga melihat anak-anak mampu menghadirkan festival sebesar ini. Namun yang lebih membanggakan adalah perubahan yang kami lihat selama prosesnya," kata Maya Hapsari. 

"Mereka menjadi lebih mandiri, lebih percaya diri, lebih berani menyampaikan pendapat dan lebih bertanggung jawab. Anak-anak juga berhasil membangun kolaborasi dan bekerja sama dengan berbagai elemen, mulai dari sesama siswa, guru, orang tua, hingga berbagai pihak eksternal yang terlibat dalam penyelenggaraan acara ini," katanya. 

Menurut Maya, kesuksesan acara ini adalah hasil belajar yang lahir dari kepercayaan, komunikasi dan kerja sama yang baik. 

"Festival ini akan selesai dalam satu hari, tetapi pengalaman yang mereka peroleh akan menjadi bekal sepanjang hidup," ungkapnya.

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

09:58
06:13
07:04
05:40
01:08
07:17

Viral