- Azmi Samsul M.-Antara
Alat Canggih ini Digunakan untuk Cegah Kebakaran di TPA Jatiwaringin
Jakarta, tvOnenews.com- Peristiwa soal TPA Jatiwaringin yang kebakaran pada Juni 2026 terus menjadi perhatian. Kabar baiknya, hari ini sudah padam.
Status kedaruratan bencana juga hanya berlaku sampai 14 Juli 2026. Sebagai langkah pencegahan, pihak pemerintah Tangerang menggunakan alat canggih di wilayah TPA Jatiwaringin.
- Azmi Samsul M.-Antara
Dengan menggunakan teknologi drone thermal sebagai alat pendeteksi titik panas (api). Guna mencegah kemungkinan muncul pascapemadaman kebakaran di area Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Mauk.
Dalam keterangannya, Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid di Tangerang, mengatakan penyiapan drone thermal untuk membantu dalam memitigasi terjadinya kembali insiden kebakaran di lokasi pembuangan sampah tersebut.
"Nanti dilaksanakan oleh kita terus. Ya, kita sudah pengadaan ini (drone thermal) dalam rangka desain mitigasinya secara komprehensif," katanya dalam antara, Rabu (14/7).
Lebih lanjut, katanya ini penting untuk bisa mendeteksi titik-titik api yang sulit dilihat secara total karena keberadannya ada di bawah tumpukan gunungan sampah yang cukup dalam.
"Selain itu, kita menyediakan toren berkapasitas 1.500 liter hingga 2.000 liter. Jadi upaya-upaya ini secara komprehensif kita akan terus, sesuai dengan SOP yang telah ditentukan oleh pemerintah pusat," kata dia.
Selain itu, Pemkot Tangerang juga akan menyiapkan pembangunan infrastruktur embung atau kolam buatan di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Mauk, sebagai langkah mitigasi kejadian kebakaran di area tersebut.
"Pemerintah Kabupaten Tangerang, akan membangun infrastruktur dari Jalan Mauk ke TPA Jatiwaringin. Pembuatan embung di sekitar TPA," jelas Kepala Bandan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik.
- YouTube tvOne
Dia menambahkan, kalau penyiapan infrastruktur kolam buatan ini dilakukan sebagai langkah mitigasi dan meminimalisir kejadian serupa terulang atas kebakaran TPA.
Di sisi lain, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan area lahan utama TPA Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten yang terdampak kebakaran telah berhasil dipadamkan.
Sebagaimana kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari kalau keberhasilan tersebut, hasil upaya keras dan kolaboratif dari tim gabungan penanganan darurat dari sejak peristiwa dilaporkan 30 Juni hingga Kamis (9/7) malam.
"Lahan utama TPA Jatiwaringin seluas kurang lebih 15 hektare yang terdampak kebakaran dilaporkan telah berhasil dipadamkan 100 persen dan saat ini berada dalam fase pendinginan intensif," jelasnya.(klw)