- Istimewa
Tantangan Teknologi Makin Kompleks, Danseskoad TNI Bekali Ribuan Mahasiswa untuk Jadi Pemimpin Tangguh di Era AI
Ia menambahkan, organisasi mahasiswa merupakan wadah yang tepat untuk mengasah karakter kepemimpinan. Melalui berbagai aktivitas organisasi, mahasiswa dapat belajar berkomunikasi, bekerja sama, mengambil keputusan, hingga mempertanggungjawabkan setiap amanah yang diemban.
"Manusia bukan makhluk individu. Kita hidup bersama orang lain dan setiap keputusan selalu dipengaruhi oleh interaksi dengan orang lain. Karena itu, organisasi menjadi tempat yang sangat penting untuk belajar berkomunikasi, bekerja sama, dan membentuk karakter kepemimpinan," tuturnya.
Mengakhiri paparannya, Mayjen Agustinus mendorong mahasiswa agar terus belajar, berani beradaptasi, serta mengandalkan Tuhan dalam setiap pengambilan keputusan.
"Jadilah pemimpin seperti rajawali. Semakin tinggi tantangan yang dihadapi, semakin matang karakter yang dibentuk. Badai bukan untuk dihindari, melainkan untuk dilampaui. Jangan pernah puas, terus belajar, terus bertumbuh, dan tetap semangat pantang menyerah. Ketika menghadapi kesulitan atau beban yang berat, ingatlah bahwa kebijaksanaan berasal dari Tuhan," pesannya.
Sebagai informasi, Student Leaders Appreciation and Inauguration 2026 juga memberikan penghargaan kepada 568 pengurus organisasi mahasiswa periode 2025/2026. Pada saat yang sama, UPH juga melantik 837 student leaders baru periode 2026/2027 yang akan melanjutkan kepemimpinan di 65 organisasi mahasiswa.
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UPH periode 2026/2027, Catherine Setiawati Anderson, mengatakan kepengurusan BEM tahun ini berkomitmen membangun kepemimpinan yang berlandaskan semangat melayani serta membantu mahasiswa mengembangkan potensi terbaiknya.
"Kami ingin setiap mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk bertumbuh dan mencapai potensi terbaik mereka. Harapannya dampak BEM dapat dirasakan oleh lebih banyak mahasiswa, sehingga mereka merasakan bahwa mereka sedang dipersiapkan menjadi pribadi yang lebih baik selama berkuliah di UPH," ungkap mahasiswi Psikologi angkatan 2024 tersebut.
Di sisi lain, para student leaders yang telah menyelesaikan masa kepengurusan juga memaknai organisasi sebagai ruang pembentukan karakter sekaligus pengembangan kepemimpinan. Ketua MC Hunt UPH periode 2025/2026, Gracela Indah Stepani, menilai kepemimpinan sejati lahir dari kesetiaan melayani dalam setiap proses, bukan semata-mata pengakuan.
"Kepemimpinan bukan tentang apa yang terlihat di atas panggung, melainkan tentang ketekunan melakukan hal-hal kecil dengan setia, bahkan ketika tidak ada seorang pun yang melihat. Organisasi bukan hanya tempat kita bekerja, tetapi tempat Tuhan membentuk setiap pribadi menjadi semakin serupa dengan kehendak-Nya," tutur mahasiswi Ilmu Komunikasi angkatan 2023 tersebut. (rpi)