news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ketum APINDO menilai ION dapat menjadi solusi untuk mempercepat digitalisasi UMKM, memperluas akses pasar, serta menurunkan biaya yang harus ditanggung pelaku usaha ketika masuk ke dalam ekosistem perdagangan digital..
Sumber :
  • investortrust.id

APINDO: ION, Solusi Percepat Digitalisasi UMKM

Ketum APINDO menilai ION dapat menjadi solusi untuk mempercepat digitalisasi UMKM, memperluas akses pasar, serta menurunkan biaya yang harus ditanggung pelaku usaha ketika masuk ke dalam ekosistem perdagangan digital.
Rabu, 15 Juli 2026 - 15:46 WIB
Reporter:
Editor :

ION juga bekerja sama dengan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah untuk memperkuat program nasional SAPA UMKM melalui PASAR SAPA. Program tersebut dikembangkan sebagai lapisan perdagangan digital interoperabel yang menghubungkan UMKM dengan berbagai layanan pendukung usaha.

Melalui jaringan tersebut, UMKM yang telah terdaftar diharapkan memperoleh akses lebih luas kepada pembeli, penyedia jasa logistik, sistem pembayaran digital, pembiayaan, asuransi, serta berbagai layanan berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Selasa (07/07/2026), mengatakan pemerintah ingin memastikan setiap UMKM Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam ekonomi digital tanpa dibatasi ukuran ataupun lokasi usahanya. “Melalui SAPA UMKM dan Indonesia Open Network, kami membangun ekosistem terbuka yang menghubungkan pelaku usaha dengan pasar, layanan logistik, pembiayaan, layanan publik yang terintegrasi, hingga layanan berbasis kecerdasan buatan,” katanya.  

Menurut Maman, kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa Digital Public Infrastructure dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.   Hingga saat ini, terdapat  14,9 juta usaha mikro telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS) atau sekitar 96,9 persen dari seluruh NIB yang telah diterbitkan. Namun, dibandingkan dengan sekitar 56 juta pelaku usaha mikro di Indonesia, masih terdapat sekitar 40 juta UMKM yang belum memiliki legalitas usaha dan perlu difasilitasi agar dapat masuk ke sektor formal.

Mengatasi Fragmentasi Ekonomi Digital

Kehadiran ION dilatarbelakangi masih besarnya hambatan yang dihadapi jutaan UMKM, petani, koperasi, pasar tradisional, dan pelaku usaha informal dalam memasuki ekonomi digital. Fragmentasi marketplace membuat pelaku usaha harus melakukan integrasi secara terpisah dengan berbagai platform. Di sisi lain, sistem logistik yang belum sepenuhnya terhubung, kebutuhan investasi teknologi, keterbatasan akses pembiayaan, serta tingginya biaya memperoleh pelanggan masih menjadi tantangan, terutama bagi pelaku usaha di daerah.

ION berupaya mengatasi persoalan tersebut dengan memisahkan fungsi infrastruktur digital dari aplikasi komersial. Dengan demikian, perusahaan dapat membangun aplikasi dan layanan baru di atas jaringan yang sama tanpa harus menciptakan ekosistem tertutup.

ION juga mengembangkan konsep ION Hyperlokal yang akan menghubungkan desa, kecamatan, koperasi, petani, pasar tradisional, serta berbagai penyedia layanan lokal ke dalam ekosistem ekonomi digital berbasis wilayah.

Berita Terkait

1 2
3
4 5 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:12
01:26
05:21
06:10
00:56
04:23

Viral