news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kegiatan Pertamina Foundation saat Hari Anak Nasional..
Sumber :
  • Pertamina

Rangkaian Hari Anak Nasional, Pertamina Foundation Libatkan Orang Tua untuk Bentuk Kesadaran Lingkungan Sejak Dini

Memperingati Hari Anak Nasional 2026, Pertamina Foundation mengajak anak dan orang tua membangun kebiasaan ramah lingkungan melalui edukasi interaktif di sekolah binaan.
Jumat, 24 Juli 2026 - 20:18 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Kebiasaan menjaga bumi dinilai perlu ditanamkan kepada anak-anak sejak dini lewat hal-hal sederhana yang dilihat dan dipraktikkan setiap hari. 

Oleh karena itu, Pertamina Foundation berupaya menghadirkan pengalaman belajar langsung bagi anak-anak usia dini melalui kunjungan edukatif ke dua sekolah binaan yang ada di Jakarta.

Mengusung tema "Aku dan Orang Tuaku Peduli Bumi", kegiatan ini merupakan bagian dari dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026.

Kegiatannya dirancang untuk memperkuat sinergi antara anak dan orang tua dalam menerapkan kebiasaan ramah lingkungan sehari-hari, seperti memilah sampah, menghemat listrik dan air, menggunakan wadah ulang pakai (tumbler dan totebag), hingga memanfaatkan transportasi umum.

Agenda tersebut diikuti oleh total 75 siswa dan 77 orang tua pendamping, dengan rincian 57 siswa dan 54 orang tua dari TK Bumi Patra I Pondok Ranji serta 18 siswa dan 23 orang tua dari TK Bumi Patra II Cempaka Putih.

Seluruh rangkaian acara digelar secara interaktif, edukatif, dan menyenangkan dengan mengangkat narasi utama "Pahlawan Cilik Penyelamat Bumi". 

Anak-anak diajak memahami peran penting mereka sebagai generasi penerus yang bertanggung jawab menjaga kelestarian bumi melalui enam kegiatan utama, dimulai dengan "Senam Go Green Ceria" sebagai pembuka yang penuh keceriaan.

Dilanjutkan dengan edukasi interaktif pemilahan sampah organik dan anorganik menggunakan media visual, serta simulasi games estafet pemilahan sampah ke dalam tiga kategori wadah, yaitu wadah hijau untuk sampah organik, wadah kuning untuk sampah anorganik, dan wadah merah untuk sampah B3.

Nilai-nilai kepedulian lingkungan turut disampaikan secara emosional dan imajinatif melalui sesi dongeng interaktif "Pahlawan Penjaga Bumi" dalam bentuk pertunjukan boneka (puppet show), sehingga pesan moral dapat diserap dengan mudah dan menyenangkan oleh murid-murid. 

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan sesi "Kreasi dari Daun Kering", di mana anak dan orang tua berkolaborasi mengolah limbah alami menjadi karya seni kreatif seperti kapal, kupu-kupu, dan kereta api. 

Sebagai penutup, siswa-siswi diajak melakukan aksi merawat tanaman, mencakup penyiraman tanaman yang dibawa dari rumah serta pemeliharaan lanjutan pohon semangka yang telah ditanam di sekolah melalui program keberlanjutan SAMUSAPO (Satu Murid Satu Pohon).

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:05
02:59
01:29
04:17
05:51
07:09

Viral