news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gerai makanan baru bermunculan di wilayah Kabupaten Sleman..
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Gerai Makanan Baru Terus Bermunculan di Mal Sleman, Bupati Sleman: Investasi Sektor Kuliner Berkontribusi pada Peningkatan Pendapatan Asli Daerah

Gerai makanan baru banyak bermunculan di mal-mal Kabupaten Sleman, DIY. Bupati Sleman, Harda Kiswaya menilai hal ini berdampak positif bagi peningkatan PAD.
Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:27 WIB
Reporter:
Editor :

Sleman, tvOnenews.com – Gerai makanan baru banyak bermunculan di mal-mal yang berada di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Bupati Sleman, Harda Kiswaya menilai bahwa hal ini berdampak positif bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal ini diungkapkan Harda ketika hadir dalam acara pembukaan Haraku Ramen di Pakuwon Mall Jogja, Senin (3/8). Dirinya juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dalam menjamin investor di wilayah tersebut.

“Begitu jenengan (Anda) buka di sini, harapan kami, pendapatan daerah bertambah lagi. Pelayanan kami Insyaallah paring, tidak ada biaya apa pun. Kalau nanti menemui hal yang tidak baik, langsung ngomong saya. Saya jamin investasi di Sleman Insyaallah aman dan tidak ada tambahan biaya yang tidak bisa dipertanggungjawabkan," tegas Harda dalam sambutannya.

Ditemui dalam acara yang sama, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman, Dwi Wulandari menyatakan harapannya akan terwujudnya kolaborasi antara pelaku usaha dan industri kuliner.

“Tentunya, kita berharap ada kolaborasi. Jika kita bicara mengenai inflasi dan komoditas pangan, ada tiga komoditas utama yang saling berpengaruh, yakni ayam, cabai, dan beras atau kebutuhan pokok lainnya. Kebutuhan ayam dan cabai di sini sangat tinggi. Harapannya, industri kuliner dan pelaku usaha dapat tumbuh serta berkembang bersama ekosistem lokal,” tuturnya.

Sementara itu, President Director ISMAYA Group, perusahaan yang menaungi Haraku Ramen, Cendyarani mengungkapkan alasan utama gerai ramen tersebut dibuka di wilayah Yogyakarta.

"Yogyakarta merupakan kota yang sejak lama kami lihat memiliki potensi besar. Selain budaya kulinernya yang kuat, kota ini juga memiliki masyarakat yang terbuka terhadap berbagai konsep bersantap baru dan berkualitas. Kehadiran Haraku Ramen untuk pertama kalinya di Yogyakarta menjadi langkah yang sangat berarti bagi kami, sekaligus bagian dari upaya untuk membawa pengalaman menikmati ramen halal kepada semakin banyak masyarakat di Indonesia," terangnya.

Sementara itu, Cluster Brand Marketing Manager ISMAYA Group, Idewa Gede Ari mengaku bahwa pihaknya cukup percaya diri membuka gerai di Yogyakarta karena sebelumnya telah melakukan uji rasa dengan sejumlah peserta yang berasal dari Kota Budaya ini.

“Nah, salah satu alasan kenapa kami percaya diri buka di Jogja karena kita lihat ketika kita buka di Semarang, antusiasmenya baik, terus kemudian setelah kita sempat bikin panelist testing yang isinya orang-orang Jogja, mereka bisa menerima produk ini dengan baik. Artinya, ada kecocokan antara selera masyarakatnya dengan produk yang kita bikin,” terangnya.

Kuah menjadi hal yang cukup krusial dalam menentukan rasa ramen. Walaupun gerai ramen sudah bukan hal baru lagi di Yogyakarta, namun Idewa menyampaikan bahwa Haraku memiliki keunggulan pada kuahnya yang mengandung kolagen ayam.

“Ramen itu yang harus jadi fokus utama kuahnya sebetulnya. Nah, itu yang menjadi fokus utamanya Haraku. Makanya, kuahnya itu masih menggunakan sari kolagen ayam asli yang dimasak selama 8 jam,” pungkasnya. (Scp/Ard)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:09
25:30
06:26
01:30
02:16
00:56

Viral