news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ketua Umum BPP HIPMI Ade Jona Prasetyo..
Sumber :
  • Antara

HIPMI Dukung Revisi UU Kadin untuk Perkuat Ekosistem Dunia Usaha Indonesia

BPP HIPMI memandang pembaruan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri (Kadin) harus menjadi momentum untuk memperkuat peran pengusaha muda dan pengusaha daerah dalam perekonomian nasional.
Jumat, 4 September 2026 - 13:02 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) memandang pembaruan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri (Kadin) harus menjadi momentum untuk memperkuat peran pengusaha muda dan pengusaha daerah dalam perekonomian nasional.

Ketua Umum BPP HIPMI Ade Jona Prasetyo mengatakan, setelah hampir empat dekade, lanskap dunia usaha Indonesia telah mengalami perubahan besar. Digitalisasi, perkembangan teknologi dan kecerdasan artifisial, hilirisasi industri, perubahan rantai pasok global, hingga munculnya generasi baru pengusaha membuat kelembagaan dunia usaha juga perlu beradaptasi.

Menurut Ade, pembaruan UU Kadin karena itu tidak cukup hanya berbicara mengenai penguatan kelembagaan. Hal yang tidak kalah penting adalah memastikan semakin banyak pelaku usaha mendapatkan ruang untuk tumbuh, terwakili, dan terlibat dalam agenda ekonomi nasional.

“Bagi HIPMI, revisi UU Kadin harus menjadi momentum untuk membuka ruang yang semakin besar bagi pengusaha muda dan pengusaha daerah. Kita ingin kelembagaan dunia usaha yang kuat sekaligus mampu melahirkan pengusaha baru, membantu mereka naik kelas, dan memberikan kesempatan yang lebih luas untuk masuk ke rantai ekonomi nasional,” ujar Ade Jona.

Ade menilai Kadin memiliki posisi penting sebagai rumah besar dunia usaha Indonesia. Karena itu, Kadin yang semakin kuat perlu ditopang oleh asosiasi dan himpunan pengusaha yang juga kuat, dengan mekanisme representasi serta penyampaian aspirasi yang jelas.

Menurutnya, hubungan tersebut tidak seharusnya berhenti pada aspek administratif. Asosiasi dan himpunan memiliki jaringan serta pemahaman langsung terhadap persoalan anggotanya, sehingga dapat menjadi sumber masukan penting dalam merumuskan agenda dunia usaha.

“Semangatnya bukan memperbesar satu institusi dengan mengecilkan yang lain. Justru Kadin harus semakin kuat sebagai rumah besar, sementara asosiasi dan himpunan menjadi pilar-pilar yang kuat di dalamnya. Kita perlu menyatukan kekuatan dunia usaha Indonesia,” katanya.

Pengusaha Daerah Jangan Hanya Jadi Penonton

Ade memberikan perhatian khusus terhadap posisi pengusaha daerah. Menurutnya, sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia semakin tersebar ke berbagai wilayah seiring berkembangnya investasi, hilirisasi, industri, pariwisata, pertanian, perkebunan, perikanan, hingga ekonomi kreatif.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:25
05:48
04:48
02:08
02:22
01:47

Viral