- Istimewa
Program Studi Bidang Rantai Pasok Halal Dikembangkan UAG, BPJPH Beri Apresiasi
Jakarta, tvOnenews.com - Universitas Ary Ginanjar (UAG) mengembangkan pendidikan di bidang rantai pasok halal melalui program studi Halal Supply Chain. Program tersebut menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi memperkuat ekosistem industri halal di Indonesia.
Pendiri ESQ Corp Ary Ginanjar Agustian mengatakan program studi tersebut disiapkan untuk mendukung kebutuhan industri halal yang tidak hanya berkaitan dengan sertifikasi produk, tetapi juga mencakup proses produksi, distribusi, hingga konsumsi.
“Spiritualitas tidak cukup kalau kita tidak menjaga apa yang kita kenakan dan apa yang kita makan. Oleh karena itu, kami mendukung program pemerintah, yaitu Indonesia menjadi pasar atau pemimpin halal dunia. Karena itu kami mendirikan jurusan baru yang pertama di Indonesia dan Asia Tenggara, yaitu jurusan Halal Supply Chain,” ungkap Ary.
Ia mengatakan penguasaan rantai pasok menjadi bagian penting dalam pengembangan industri halal karena prinsip halal perlu diterapkan sepanjang proses hingga produk sampai kepada konsumen. Pendekatan tersebut juga diharapkan dapat menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.
Komitmen UAG terhadap pendidikan halal mendapat apresiasi dari Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan. Ia menilai perguruan tinggi memiliki peran dalam memperluas pemahaman halal agar tidak terbatas pada persoalan makanan.
Hal tersebut disampaikan Haikal saat menghadiri Wisuda ke-10 UAG University dan Welcoming Reception Mahasiswa Baru ke-14 di Granada Ballroom, Menara 165, Jakarta, Rabu (9/9/2026).
Menurut Haikal, konsep halal kini mencakup aspek kesehatan, kebersihan, kualitas, perilaku, dan gaya hidup. Pengembangan ekosistem tersebut juga berkaitan dengan upaya pemerintah memperkuat posisi Indonesia dalam industri halal global.
“Hari ini halal harus menjadi sebuah simbol untuk menyehatkan, untuk memuliakan, bahkan kedaulatan pangan. Halal harus dibawa dengan perilaku, dengan sikap, dengan gaya hidup. Halal harus berkembang luas,” katanya.
Pemerintah menargetkan Indonesia menjadi pusat halal dunia pada 2029. Haikal mendorong perguruan tinggi, pelaku usaha, pemerintah, dan pemangku kepentingan lain memperkuat kerja sama untuk mencapai target tersebut.
Di sisi lain, UAG juga menekankan pengembangan karakter mahasiswa melalui pendekatan Spiritual, Kreatif, Intelektual (SKI). Ary mengatakan pendidikan tidak hanya diarahkan pada kemampuan akademik, tetapi juga kemampuan berempati dan memiliki karakter.