news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Indonesia Bidik Investasi Teknologi Global untuk Bangun Industri Masa Depan.
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

Indonesia Bidik Investasi Teknologi Global untuk Bangun Industri Masa Depan

Indonesia membidik investasi teknologi global melalui DTIIF 2026 untuk mengembangkan enam sektor strategis, dari semikonduktor hingga kecerdasan buatan (AI)
Kamis, 24 September 2026 - 23:53 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Indonesia memiliki sumber daya mineral melimpah dan pasar domestik yang besar. Namun, kedua modal tersebut belum cukup jika tidak diiringi kemampuan mengembangkan teknologi, membangun industri bernilai tambah, dan menciptakan tenaga kerja dengan keterampilan yang sesuai. 

Tantangan berikutnya bukan hanya memproduksi bahan mentah, melainkan mengolah potensi ekonomi menjadi produk, teknologi, dan industri yang mampu bersaing di pasar global.

Di tengah persaingan investasi dan perkembangan teknologi yang semakin cepat, Indonesia membutuhkan lebih dari sekadar suntikan modal. 

Penguasaan teknologi, penguatan riset, ketersediaan talenta, dan keterlibatan industri menjadi bagian penting agar kekayaan sumber daya alam dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas. Tanpa ekosistem tersebut, peluang dari pasar domestik dan regional berisiko lebih banyak dinikmati oleh negara yang sudah memiliki kapasitas teknologi dan industri lebih matang.

Upaya mendorong perubahan tersebut menjadi salah satu agenda Danantara Indonesia melalui Danantara Technology Innovation Investment Forum (DTIIF) 2026, yang dijadwalkan akan berlangsung pada 26–28 Oktober 2026 di Jakarta. Forum ini mempertemukan pemikir ekonomi, ilmuwan, pejabat pemerintah, investor, dan pemimpin perusahaan teknologi untuk menghubungkan inovasi dengan peluang investasi. 

Fokus utamanya adalah mendorong pengembangan industri berbasis teknologi di Indonesia, dengan harapan kerja sama yang terbentuk dapat berlanjut menjadi proyek nyata.

Potensi Sumber Daya Menjadi Industri Berteknologi Tinggi

Chief Technology Officer Danantara Indonesia sekaligus Ketua DTIIF 2026, Sigit Puji Santosa, menjelaskan bahwa forum tersebut merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem industri berbasis teknologi dan inovasi melalui investasi jangka panjang.

Dalam konferensi pers pada 19 Oktober 2026, Sigit menerangkan bahwa pendekatan yang dikembangkan bertumpu pada tiga prinsip, yakni *resource-driven*, *demand-driven*, serta penguatan industri berbasis teknologi dan inovasi.

Prinsip pertama menempatkan sumber daya sebagai salah satu modal pengembangan industri. Sementara itu, pendekatan berbasis permintaan memperhitungkan kebutuhan pasar sebagai pendorong pertumbuhan. Kedua aspek tersebut diharapkan dapat terhubung dengan penguasaan teknologi dan inovasi agar menghasilkan industri yang lebih kompetitif.

Sigit menilai Indonesia memiliki modal penting berupa kekayaan mineral serta pasar yang besar, baik di dalam negeri maupun kawasan Asia Tenggara.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:21
14:13
09:50
04:54
08:02
14:03

Viral