news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Kementerian ESDM Soroti Biaya Pasokan Mineral, Lokasi Tambang Jadi Faktor Penting.
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

Kementerian ESDM Soroti Biaya Pasokan Mineral, Lokasi Tambang Jadi Faktor Penting

Kementerian ESDM membenahi persetujuan RKAB tambang untuk memastikan pasokan bahan baku hilirisasi lebih terukur, efisien, dan sesuai kebutuhan industri
Rabu, 30 September 2026 - 23:35 WIB
Reporter:
Editor :

Cecep menjelaskan, tahun pertama penerapan sistem RKAB tahunan masih menjadi masa transisi bagi perusahaan dalam menyesuaikan diri dengan persyaratan yang berlaku. 

Pemerintah juga menemukan adanya perbedaan pemahaman di antara evaluator, sehingga periode tersebut dimanfaatkan untuk mengevaluasi sekaligus memperbaiki pelaksanaan mekanisme persetujuan.

Perbaikan itu diharapkan meningkatkan rasio keberhasilan permohonan pada periode berikutnya. Dengan proses yang lebih jelas, perusahaan dapat memperoleh kepastian mengenai kapasitas produksi yang diizinkan dan menyusun perencanaan operasional secara lebih terukur.

Pasokan Hilirisasi Disesuaikan, Efisiensi Biaya Jadi Pertimbangan

Selain memperbaiki proses administrasi, ESDM menekankan pentingnya menyesuaikan pasokan mineral dengan kebutuhan industri hilir. Pemerintah menyatakan tidak memiliki kecenderungan untuk menahan cadangan mineral agar tetap tersimpan ataupun mengganti pasokan domestik dengan impor.

Meski demikian, pemenuhan kebutuhan industri tetap perlu mempertimbangkan aspek spasial atau lokasi sumber pasokan. Kedekatan antara tambang dan fasilitas pengolahan dapat menjadi faktor penting dalam menentukan efisiensi biaya logistik, terutama ketika industri membutuhkan bahan baku dalam jumlah besar dan secara berkelanjutan.

Cecep mencontohkan kebutuhan industri di Maluku Utara yang berpotensi lebih efisien apabila dipasok dari wilayah tersebut, dibandingkan mendatangkan mineral dari wilayah lain yang memiliki kuota berlebih.

“Misalnya di Maluku Utara ya mungkin bisa dipasok di situ karena secara cost untuk kalau misalnya harus ambil dari kuota yang berlebih di Sulawesi itu akan jadi tantangan tersendiri dan kemungkinan akan menjadi pembandingnya adalah tetap pakai impor juga gitu,” jelasnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa ketersediaan kuota produksi saja belum cukup untuk menjamin kelancaran hilirisasi. Pasokan juga harus sesuai dengan kebutuhan lokasi industri dan mempertimbangkan biaya distribusi. Apabila biaya pengadaan bahan baku dari wilayah lain terlalu tinggi, impor dapat menjadi alternatif yang diperhitungkan oleh pelaku industri.

Karena itu, sinkronisasi rencana produksi tambang dan kebutuhan fasilitas pengolahan menjadi bagian penting dalam perbaikan tata kelola pertambangan. Pemerintah menargetkan semakin banyak badan usaha memperoleh persetujuan RKAB sesuai kapasitas produksi yang telah ditetapkan, seiring evaluasi dan penyesuaian terhadap pelaksanaan sistem pada tahun pertama.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:06
08:08
08:29
08:13
08:12
13:03

Viral