- Gambar ilustrasi AI
Kementerian ESDM Soroti Biaya Pasokan Mineral, Lokasi Tambang Jadi Faktor Penting
PTBA Ajukan Rencana Produksi 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas
Sejalan dengan upaya perbaikan tersebut, sejumlah perusahaan mulai menyiapkan RKAB untuk 2027. Salah satunya adalah PT Bukit Asam Tbk (PTBA), anggota holding pertambangan BUMN MIND ID, yang tengah mengajukan usulan rencana produksi kepada Kementerian ESDM.
Direktur Utama PTBA Bambang Ismawan menyampaikan perusahaan masih berada di jalur yang tepat untuk mencapai target produksi batu bara sekitar 49,5 juta ton pada 2026. Di tengah persiapan rencana produksi tahun berikutnya, perusahaan juga menegaskan prioritas pemenuhan kebutuhan energi domestik sembari tetap mencermati peluang ekspor.
“PTBA sedang dalam proses pengajuan usulan rencana produksi 2027 kepada Kementerian ESDM. Kami senantiasa memprioritaskan kebutuhan suplai domestik, sembari mencermati peluang pasar ekspor,” beber Bambang dalam keterangan terpisah.
Bambang menambahkan, rantai pasok yang terintegrasi menjadi salah satu modal perusahaan dalam menjaga keandalan pasokan. Integrasi tersebut mencakup kegiatan mulai dari pertambangan, pengangkutan menggunakan kereta api, hingga pengiriman melalui pelabuhan.
“Rantai pasok tersebut mencakup kegiatan mulai dari tambang, angkutan kereta api, hingga pelabuhan,” pungkas dia.
Ke depan, perbaikan persetujuan RKAB diharapkan dapat memberikan kepastian yang lebih baik bagi perusahaan tambang sekaligus membantu industri hilir memenuhi kebutuhan bahan baku. Penyelarasan kuota produksi, kebutuhan pasokan, dan lokasi sumber mineral menjadi faktor penting agar rantai pasok berjalan lebih efisien dan kegiatan hilirisasi dapat berlangsung secara berkelanjutan. (udn)