news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Tak Harus Kuliah ke Luar Negeri, Begini Cara Pendidikan Tinggi Indonesia Membawa Standar Global ke Dalam Negeri.
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI / Gemini

Tak Harus Kuliah ke Luar Negeri, Begini Cara Pendidikan Tinggi Indonesia Membawa Standar Global ke Dalam Negeri

Pendidikan tinggi global tak selalu mengharuskan mahasiswa kuliah di luar negeri. Simak tren pendidikan internasional, data mobilitas mahasiswa, dan model
Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:55 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Dulu, istilah pendidikan berstandar global identik dengan satu hal: kuliah di luar negeri. Mahasiswa harus meninggalkan Indonesia untuk mendapatkan pengalaman belajar dalam lingkungan internasional, bertemu mahasiswa dari berbagai negara, dan membangun jaringan akademik lintas batas. Kini, gambaran tersebut mulai berubah seiring semakin terbukanya kerja sama pendidikan antarnegara.

Perubahan itu bukan tanpa alasan. OECD melalui Education at a Glance 2025 menempatkan mobilitas mahasiswa internasional sebagai salah satu indikator penting dalam lanskap pendidikan tinggi dunia. Mobilitas tersebut menunjukkan bahwa perguruan tinggi semakin terhubung melalui perpindahan mahasiswa, kolaborasi akademik, dan hubungan antar-institusi.

Australia menjadi salah satu contoh bagaimana pendidikan tinggi dapat membangun ekosistem global. Data pemerintah Australia mencatat 589.288 mahasiswa luar negeri terdaftar di pendidikan tinggi pada 2024, meningkat 12 persen dibandingkan 2023. 

Bahkan, 107.437 mahasiswa mengikuti program pendidikan tinggi Australia dari luar negeri melalui mekanisme offshore delivery. Artinya, pengalaman pendidikan internasional tidak selalu harus berlangsung sepenuhnya di negara asal universitas.

Fenomena tersebut memberikan gambaran bahwa pendidikan global semakin bergerak menuju model yang lebih fleksibel. Mahasiswa dapat memperoleh pengalaman internasional melalui pertukaran, double degree, kelas bersama, proyek lintas negara, dosen tamu, riset kolaboratif, hingga pembelajaran yang terhubung dengan institusi asing.

Pendidikan Global Bukan Sekadar Kuliah di Luar Negeri

Dalam konteks Indonesia, perkembangan tersebut membuka pertanyaan penting: bagaimana menghadirkan pendidikan tinggi dengan perspektif global tanpa membuat seluruh mahasiswa harus pergi ke luar negeri?

Jawabannya dapat ditemukan melalui pembangunan ekosistem pendidikan yang menghubungkan kampus Indonesia dengan institusi dan industri internasional. Model seperti ini memungkinkan mahasiswa mendapatkan pengalaman lintas budaya sekaligus tetap belajar dalam konteks Indonesia.

Kualitas pendidikan global juga tidak semata-mata ditentukan oleh penggunaan bahasa asing atau keberadaan kampus asing. Aspek yang lebih penting mencakup kualitas kurikulum, kompetensi pengajar, keterhubungan dengan dunia kerja, kesempatan berinteraksi dengan komunitas internasional, serta kemampuan mahasiswa bekerja dalam lingkungan multikultural.

Australia memberikan contoh menarik. Selain menerima mahasiswa internasional di dalam negeri, institusi pendidikan tingginya juga mengembangkan program di luar Australia. Pada 2024, terdapat 47.498 mahasiswa yang mengikuti pendidikan tinggi Australia melalui kampus luar negeri. 

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral