- Gambar ilustrasi AI / Gemini
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah
“Masyarakat diimbau untuk selalu waspada serta tidak memercayai isu atau ramalan kebencanaan yang tidak berbasis data ilmiah,” ujarnya.
Untuk memperoleh informasi terbaru mengenai aktivitas gunung api dan rekomendasi keselamatan, masyarakat dapat mengakses situs resmi MAGMA Indonesia melalui magma.esdm.go.id serta mengikuti kanal komunikasi resmi Badan Geologi.
Di tengah cepatnya penyebaran informasi melalui media sosial, verifikasi menjadi langkah penting sebelum membagikan konten yang berpotensi menimbulkan kepanikan. Masyarakat perlu memeriksa sumber, tanggal, konteks, dan keaslian informasi, terutama ketika menyangkut ancaman bencana.
Dengan demikian, kabar mengenai tsunami setinggi 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau telah dibantah oleh Badan Geologi. Fakta yang disampaikan lembaga tersebut adalah erupsi terjadi pada 5 Oktober 2026, gunung berada pada Status Level II (Waspada), dan masyarakat diminta menjaga jarak minimal 2 kilometer dari kawah aktif sesuai rekomendasi yang berlaku. (udn)