- Laman Resmi MPR RI
IPO Lintas Negara hingga Dual Listing, Peluang RI-Singapura Ini Bisa Buka Akses Modal Global bagi Perusahaan Indonesia
tvOnenews.com - Perusahaan Indonesia berpeluang mendapatkan akses lebih luas ke investor internasional jika konektivitas pasar modal dengan Singapura semakin kuat.
Kerja sama tersebut membuka ruang pembahasan mengenai penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) lintas pasar, pencatatan saham di dua bursa (dual listing), hingga pengembangan produk investasi regional.
Bagi perusahaan yang membutuhkan pendanaan untuk ekspansi, konektivitas ini berpotensi menjadi alternatif untuk menjangkau sumber modal di luar pasar domestik.
Peluang tersebut menjadi relevan karena Indonesia memiliki basis ekonomi dan pasar domestik yang besar, sementara Singapura dikenal sebagai salah satu pusat keuangan internasional.
Menghubungkan kedua ekosistem dapat mempertemukan perusahaan yang membutuhkan pembiayaan dengan investor yang mencari peluang pertumbuhan di Asia Tenggara. Namun, realisasi manfaatnya tetap bergantung pada kesiapan perusahaan, ketentuan regulator, transparansi informasi, dan minat investor.
Pembahasan mengenai peluang itu mengemuka dalam pertemuan Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), dengan jajaran Singapore Exchange (SGX) Group di SGX Centre, Singapura, pada 7 Oktober 2026.
Mengutip laman resmi MPR RI, pertemuan tersebut membahas transformasi bursa, dinamika pasar modal kedua negara, investasi lintas batas, serta upaya memperkuat hubungan perusahaan Indonesia dengan ekosistem keuangan internasional.
Konektivitas Pasar Modal RI-Singapura Jadi Sorotan
Dalam pertemuan bersama Head of Global Financial Markets SGX Group, Ng Yao Loong, Ibas menilai Indonesia dan Singapura memiliki potensi besar untuk memperdalam kerja sama ekonomi, khususnya melalui pasar modal.
Singapura memiliki posisi strategis dalam jaringan keuangan global, sedangkan Indonesia menawarkan pasar domestik yang luas, peluang pertumbuhan, dan perusahaan dari beragam sektor.
“Indonesia dan Singapura bukan hanya negara tetangga yang dekat secara geografis, tetapi juga mitra yang memiliki peluang besar untuk tumbuh bersama. Kita perlu memperkuat koneksi antara perusahaan Indonesia dan modal global, sekaligus membantu investor internasional memahami potensi dan peluang di Indonesia dengan lebih baik,” kata Ibas, melansir dari laman resmi MPR, Sabtu (11/10/26).