- Gambar ilustrasi AI / Gemini
UMKM Mau Ekspansi Bisnis ke Luar Negeri? Ini 3 Strategi yang Perlu Dikuasai Pengusaha Indonesia
Materi strategi bisnis internasional dalam program SGU dan Sandiaga Nation mencakup analisis lingkungan bisnis global, pemetaan pasar, kesiapan ekspor, strategi memasuki pasar baru, serta pengembangan model bisnis. Pembahasan ini ditujukan untuk membantu peserta merumuskan langkah ekspansi berdasarkan kondisi pasar dan kemampuan usahanya, bukan semata-mata mengikuti tren.
“Pendidikan bisnis perlu membekali wirausaha tidak hanya dengan pengetahuan, tetapi juga kemampuan untuk mengidentifikasi peluang, menyusun strategi, dan mengambil keputusan dalam lingkungan bisnis yang semakin terhubung secara global. Melalui program tersebut, SGU ingin menghubungkan pembelajaran akademik dengan tantangan nyata dunia usaha sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri,” ujar Rektor SGU, Assoc. Prof. Dr. Dipl.-Ing. Samuel P. Kusumocahyo.
Program tersebut membahas perilaku konsumen global, pemasaran lintas budaya, pengembangan merek internasional, dan strategi pemasaran digital. Metode pembelajarannya meliputi seminar interaktif, lokakarya, studi kasus, diskusi kelompok, simulasi bisnis, pembinaan usaha, serta presentasi ide bisnis.
Program tersebut ditujukan kepada wirausaha muda, pendiri startup, pemilik UMKM, penerus bisnis keluarga, dan pelaku industri kreatif. Pada 10 Oktober 2026, kegiatan ini juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara SGU dan Sandiaga Nation untuk menjadi landasan pengembangan kolaborasi pendidikan, kewirausahaan, dan industri.
- ist
Kerja sama tersebut berpotensi diperluas melalui pembelajaran berbasis proyek, program magang, pendampingan praktisi, penelitian terapan, pengembangan studi kasus, serta konsultasi bisnis yang melibatkan mahasiswa.
Ekspansi ke pasar internasional tidak hanya ditentukan oleh keberanian memperluas jangkauan penjualan. Pengusaha perlu memastikan adanya permintaan pasar, kesiapan operasional, perhitungan risiko yang matang, dan strategi pemasaran yang sesuai dengan karakter konsumen.
Tiga kompetensi tersebut menjadi bekal penting agar peluang global dapat dikembangkan menjadi bisnis yang berkelanjutan, bukan sekadar ekspansi tanpa perencanaan. (udn)