news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Mendorong Kemandirian Pertahanan Nasional Melalui Riset Strategis dan Kolaborasi Akademik..
Sumber :
  • Istimewa

Mendorong Kemandirian Pertahanan Nasional Melalui Riset Strategis dan Kolaborasi Akademik

Tiga isu strategis turut menjadi pembahasan dan kegiatan International Doctoral Talk Series (IDTS) yang dilakukan secara daring pada Minggu (25/10).
Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:54 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Tiga isu strategis turut menjadi pembahasan dan kegiatan International Doctoral Talk Series (IDTS) yang dilakukan secara daring pada Minggu (25/10).

Kegiatan bertema 'Arsitektur Sistem Pertahanan Negara Terintegrasi dalam Menghadapi Tekanan Geopolitik, Geoekonomi, dan Ancaman Nonmiliter' diinisiasi oleh Program Doktoral Ilmu Pertahanan Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) bersama Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Oxford, United Kingdom.

Tiga isu strategis yang dibahas dalam forum tersebut yakni mengenai ekosistem inovasi dan transfer teknologi; keamanan iklim dan kerentanan strategis; serta ketahanan kesehatan dan kesiapsiagaan medis militer.

Direktur Pascasarjana Unhan RI, Mayjen TNI Mitro Prihantoro yang diwakili oleh Marsma TNI Samsul Bahari mengatakan forum strategis ini diharapkan mampu memperkuat jejaring akademik, kolaborasi riset, serta publikasi di kancah internasional.

Senada, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI London, Agus Mochamad Ramdhan turut mengatakan, peran krusial riset strategis sebagai langkah mewujudkan kemandirian pertahanan nasional.

Di sisi lain, Ketua PPI Oxford, Thareq Barasabha menagatakan kerja sama antara akademisi di dalam dan luar negeri dapat terus berlanjut pada masa mendatang.

Adapun, seroang mahasiswa Doktoral Ilmu Pertahanan Unhan RI, Gunadi mengatakan jika forum ini diharapakan dapat melahirkan rekomendasi strategis dalam menghadapi tantangan global.

"Melalui forum ini, kami berharap diskursus mengenai pertahanan tidak hanya berhenti pada tataran teoretis, tetapi juga mampu menghasilkan rekomendasi strategis yang aplikatif dalam menghadapi dinamika global," ujar Gunadi, Jakarta, Minggu (25/10). (raa/dpi)
 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:02
14:03
08:06
08:08
08:29
08:13

Viral