- Istimewa
Kolaborasi dengan Gekrafs, Polri Ambil Peran Dorong Kemajuan Ekonomi Kreatif
Jakarta, tvOnenews.com - Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto turut hadir dalam puncak peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas) 2026 di Jakarta.
Dalam momentum itu Polri turut melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU dengan Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs).
Suyudi menegaskan komitmen Polri untuk mendukung dan menjaga perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia.
"Saya sangat berbahagia bisa hadir di tengah orang-orang hebat, orang-orang kreatif yang bisa membawa Indonesia semakin luar biasa. Saya senang karena kalau banyak orang kreatif, Indonesia aman,” kata Suyudi, Jakarta, Minggu (25/10).
Suyudi menekankan Polri bakal turut mengambil peran dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif melalui kolaborasi berbagai pihak.
Pasalnya, kata Suyudi, ekonomi kreatif memiliki peran strategis untuk membangun Indonesia menjadi bangsa yang semakin maju dan berdaya saing.
“Dalam kesempatan yang baik ini, saya ingin meyakinkan bahwa Polri berada di depan untuk menjaga ekonomi kreatif,” tegasnya.
Suyudi juga meyakini bahwa kreativitas dan inovasi yang dimiliki masyarakat dapat menjadi kekuatan besar dalam membangun masa depan Indonesia.
Pihaknya pun optimis ekonomi Indonesia mampu tumbuh menjadi bangsa yang kuat dan bermartabat.
“Karena memang ketika Indonesia diemban oleh orang-orang yang kreatif, penuh dengan inovasi, saya yakin bangsa ini menjadi bangsa yang hebat, kuat, bermartabat,” ungkapnya.
Sementara, Ketua Umum DPP Gekrafs sekaligus Anggota Komisi VI DPR RI, Kawendra Lukistian mengatakan penguatan ekonomi kreatif membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.
Hal ini ditujukan agar potensi kreativitas masyarakat dapat berkembang dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.
“Presiden Prabowo sangat komitmen dengan ekonomi kreatif, bahkan di Asta Cita dua kali beliau menyebutkan ekonomi kreatif. Tentunya perhatian beliau luar biasa dan ini tentunya menjadi semangat kita bersama. Masih banyak lagi yang kita perjuangkan,” kata Kawendra. (raa/dpi)