- Syamsul Huda/tvOne
Sandiwara Terduga Pembunuh Ibu dan Anak di Madiun, Lapor Polisi Demi Hilangkan Jejak Kejahatan
tvOnenews.com - Kasus pembunuhan sadis yang merenggut nyawa seorang ibu berinisial DH (30) dan anak balitanya AGF (4) di Madiun, Jawa Timur, sukses menyita perhatian publik luas di berbagai platform media sosial.
Peristiwa tragis yang menggegerkan masyarakat ini mulanya tertutupi oleh skenario licik yang sengaja dirancang oleh pelaku utama untuk mengelabui petugas penegak hukum sekaligus keluarga besar korban.
Terduga pelaku utama yang tidak lain merupakan suami siri korban, yakni Dwi Bagus Martono, sempat dengan sengaja berpura-pura menjadi pelapor orang hilang di Mapolres Madiun Kota.
Pelaku dengan tenang mencoba membangun alibi palsu. Padahal, dialah yang menjadi dalang dan otak pembunuhan sadis tersebut.
- Istimewa
Namun di sisi lain, adik korban yang bernama Khanza juga sempat melaporkan kehilangan kakak dan ponakannya pada 5 Oktober 2026 lalu.
Menanggapi laporan resmi yang masuk tersebut, Kepala Polres Madiun Kota Ajun Komisaris Besar Polisi Rizki Pratama di Madiun menjelaskan, bahwa dari laporan tersebut akhirnya polisi mulai melakukan penyelidikan.
"Dari laporan tersebut, tim Opsnal Polres Madiun Kota melakukan penyelidikan, kemudian menelusuri dari TKP awal sampai ke titik-titik lokasi lainnya. Dari hasil penyelidikan, ada indikasi terkait dengan terduga pelaku," kata Rizki, dikutip Antara, Senin (26/10/2026).
Penyidik kepolisian mendatangi tiga tempat berbeda guna melaksanakan olah TKP. Fokus penyelidikan tidak hanya mencakup hubungan antarlokasi, melainkan juga mendalami indikasi kejahatan sadis berupa mutilasi serta pembakaran terhadap jasad para korban.
Salah satu sorotan utama penyidik tertuju pada keberadaan tungku api di bagian belakang rumah yang terletak di Jalan Kunir.
Tempat pembakaran tersebut disinyalir dipakai oleh pelaku untuk melenyapkan jasad korban seusai dimutilasi, meskipun pihak berwenang masih memerlukan pendalaman lebih mendalam.
- Threads/piscessgurllss
Aparat kepolisian terus merampungkan olah TKP, menggali keterangan dari terduga pelaku, serta mengumpulkan pelbagai barang bukti di lapangan.
Polisi kini masih mendalami rangkaian peristiwa, motif, serta upaya pelaku menghilangkan barang bukti dalam kasus dugaan pembunuhan terhadap ibu dan anak tersebut.
Penyidik masih melakukan pemeriksaan dan pencarian bagian tubuh korban untuk mengungkap perkara ini secara menyeluruh. (ism)