news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Makanan Terbuang di Jakarta Capai 175 Ribu Ton, Begini Cara Mengurangi Food Waste dari Rumah.
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

Makanan Terbuang di Jakarta Capai 175 Ribu Ton, Begini Cara Mengurangi Food Waste dari Rumah

Food waste bukan sekadar masalah sampah, tetapi juga ketahanan pangan. Kenali cara menyimpan, mengelola, dan menyelamatkan makanan agar tidak terbuang.
Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:00 WIB
Reporter:
Editor :

Di Amerika Serikat, EPA memperkirakan sekitar sepertiga makanan yang diproduksi tidak dikonsumsi. Pemborosan tersebut turut menghabiskan sumber daya alam dan meningkatkan dampak lingkungan. Karena itu, pengurangan food waste menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan efisiensi ekonomi.

Persoalan serupa terjadi di Indonesia. Kajian Badan Pangan Nasional pada 2025 mencatat sekitar 175.415 ton sisa pangan dan sampah makanan dari sektor hotel, ritel, usaha makanan dan minuman, serta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di lima kota administrasi DKI Jakarta.

Dari jumlah tersebut, sekitar 53.495 ton atau 30,5 persen masih berpotensi diselamatkan. Bahkan, sekitar 5.303 ton berpotensi didonasikan atau dipulihkan. Angka ini menunjukkan bahwa sebagian pangan terbuang bukan semata-mata karena tidak layak konsumsi, melainkan juga akibat pengelolaan dan distribusi yang belum optimal.

Cara Menyimpan dan Mengelola Makanan agar Tidak Terbuang

Salah satu penyebab food waste di rumah tangga adalah pengelolaan persediaan yang kurang teratur. Masyarakat kerap membeli bahan makanan dalam jumlah besar karena tergiur promosi, tetapi tidak memperhitungkan kebutuhan dan kapasitas penyimpanan.

EPA Amerika Serikat merekomendasikan masyarakat memeriksa isi lemari pendingin sebelum berbelanja, membuat daftar kebutuhan, serta mengelompokkan bahan makanan berdasarkan karakteristik penyimpanannya. Sayuran berdaun, misalnya, membutuhkan kondisi berbeda dari buah yang menghasilkan gas etilen seperti pisang dan apel.

Masyarakat juga perlu memahami perbedaan label best before dan use by. Label pertama berkaitan dengan kualitas produk, sedangkan label kedua menunjukkan batas keamanan konsumsi. Pemerintah Inggris menegaskan makanan yang melewati tanggal use by tidak boleh dikonsumsi meskipun tampilan dan aromanya masih terlihat normal.

Untuk makanan matang, Food Standards Agency Inggris menyarankan agar sisa masakan segera didinginkan dan dimasukkan ke lemari pendingin dalam waktu satu hingga dua jam. Suhu lemari pendingin idealnya berkisar 0–5 derajat Celsius. Makanan sisa sebaiknya dikonsumsi dalam 48 jam atau dibekukan apabila belum akan digunakan.

Kebiasaan lain yang dapat diterapkan adalah memasak sesuai kebutuhan dan mengolah kembali bahan pangan yang masih layak. Sayuran sisa bisa dijadikan sup atau tumisan, sedangkan buah yang terlalu matang dapat diolah menjadi jus. Dengan pengelolaan lebih terencana, bahan pangan dapat dimanfaatkan sebelum menjadi sampah.

Berita Terkait

1
2
3 4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:07
08:21
14:13
09:50
04:54
08:02

Viral