news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol Adex Yudiswan.
Sumber :
  • Istimewa

Cari Akar Masalah dan Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Polda Metro Jaya Data Warga Kampung Boncos

Polda Metro Jaya melakukan pendataan terhadap warga yang tinggal di Kampung Boncos atau yang dikenal dengan Kampung Narkoba di Palmerah, Jakarta Barat, pada Rabu (4/11/2026). Pihaknya akan melakukan penataan lingkungan, peningkatan SDM, hingga memastikan warga mempunyai pekerjaan yang layak.
Rabu, 4 November 2026 - 10:41 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya melakukan pendataan terhadap warga yang tinggal di Kampung Boncos atau yang dikenal dengan Kampung Narkoba di Palmerah, Jakarta Barat, pada Rabu (4/11/2026).

Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol Adex Yudiswan mengatakan langkah tersebut dilakukan agar tidak ada lagi kegiatan peredaran narkoba.

“Dalam hal pelayanan publik, Kapolda memastikan penataan SDM masyarakat yang secara spesifik berada di Kampung Boncos. Secara histori, kampung ini memiliki rekam jejak adanya kegiatan peredaran narkotika (penjual maupun pembeli). Program ini dilakukan secara komprehensif untuk memastikan bahwa Insyaallah tidak ada lagi hal seperti itu di kampung ini,” kata Adex, kepada wartawan, Rabu (4/11/2026).

Adex menerangkan pada kegiatan ini pihaknya akan melakukan penataan lingkungan, peningkatan SDM, hingga memastikan warga mempunyai pekerjaan yang layak.

Nantinya para warga akan dilakukan pendataan guna mencari tahu soal kebutuhannya sehari-hari, termasuk para warga juga akan diberikan pelatihan kerja.

“Stakeholder dilibatkan untuk sama-sama mengidentifikasi harapan dan kebutuhan riil masyarakat sehari-hari. Kalau mereka butuh pekerjaan, kita identifikasi: dalam satu rumah, berapa orang yang sudah kerja dan berapa yang belum? Apakah mereka sudah mempunyai kompetensi? Kalau belum, kita undang Balai Latihan Kerja (BLK) untuk melatih mereka,” ungkap Adex.

Adex menjelaskan kegiatan tersebut merupakan upaya sinergi antara semua pihak untuk memastikan masyarakat terlayani berdasarkan apa yang mereka butuhkan.

“Kalau mereka membutuhkan prasarana di tingkat desa/kelurahan, kita akan identifikasi kebutuhan riilnya. Apakah butuh lampu penerangan jalan, saluran air yang mampet, atau tidak ada tempat sampah? Percuma kita memberikan sesuatu yang tidak dibutuhkan oleh masyarakat. Lebih baik kita mengakomodir semua kebutuhan berdasarkan harapan mereka,” jelasnya.

Setelah dilakukan pendataan, Adex menerangkan bahwa fakta-fakta di lapangan akan dikumpulkan dan dibahas oleh pihak terkait untuk mencari solusi atas permasalahannya.

“Setelah konsep ini berjalan dan dipetakan, nanti Pak Kapolda akan mengundang semua stakeholder untuk hadir dalam satu ruangan guna memecahkan semua permasalahan yang timbul. Ini bukan lagi sekadar ‘katanya-katanya’, tapi berdasarkan data faktual yang diangkat dari lini terbawah,” tegasnya. (ars/nsi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:21
14:13
09:50
04:54
08:02
14:03

Viral