- Gambar ilustrasi AI
Ketika AI Bisa Mengerjakan Semua Tugas, tetapi Bisakah Menggantikan Kemampuan Berpikir Kritis?
- ist
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kontribusi alumni yang tergabung dalam YESS Foundation (Yayasan Ekonomi Sembilan Satu) sebagai bentuk pengabdian kepada almamater dan perwujudan misi organisasi untuk build for the future.
Masukan dari peserta juga membuka peluang pengembangan pelatihan lanjutan, mulai dari pembuatan media pembelajaran interaktif, pemanfaatan AI untuk riset akademik, hingga pengembangan materi sesuai kebutuhan masing-masing departemen.
Pada akhirnya, tantangan pendidikan di era AI bukan lagi tentang bagaimana menghindarkan mahasiswa dari teknologi, melainkan bagaimana memastikan mereka tidak kehilangan kemampuan untuk berpikir secara mandiri.
AI dapat membantu mencari informasi, menyusun gagasan, dan mempercepat pekerjaan, tetapi kemampuan memahami masalah, memeriksa kebenaran, serta mempertanggungjawabkan keputusan tetap harus dimiliki manusia.
Karena itu, keberhasilan pendidikan tidak cukup diukur dari seberapa cepat mahasiswa menghasilkan jawaban, tetapi juga dari seberapa dalam mereka memahami proses untuk mendapatkannya. (udn)