- Anadolu
'Dosa Besar' Presiden Venezuela Nicolás Maduro hingga Terancam Penjara Seumur Hidup di Amerika
tvOnenews.com - Presiden Venezuela Nicolás Maduro terancam hukuman empat kali penjara seumur hidup dalam dakwaan pidana yang diajukan di Amerika Serikat (AS), menurut dokumen pengadilan.
Pada Maret 2020, Maduro dan sejumlah pihak yang diduga bersekongkol dengannya didakwa dalam empat perkara.
Dakwaan itu meliputi konspirasi terkait narkoterorisme, penyelundupan kokain ke AS, penggunaan dan kepemilikan senapan mesin dan alat peledak dalam kegiatan narkoterorisme.
Selain itu, Maduro juga didakwa bersekongkol memiliki dan menggunakan senjata serta alat peledak tersebut.
- ANTARA
Masing-masing dakwaan itu memiliki hukuman maksimal penjara seumur hidup.
Sebelumnya pada hari yang sama, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa pasukannya telah melancarkan serangan skala besar ke Venezuela.
Trump juga mengumumkan bahwa Maduro dan istrinya telah ditangkap dan dibawa ke luar Venezuela.
Jaksa Agung AS Pamela Bondi mengatakan Maduro dan istrinya, Cilia Flores, akan segera menjalani persidangan di Pengadilan Distrik Selatan New York.
Profil Nicolás Maduro
Nama Nicolás Maduro kembali menjadi sorotan tajam dunia internasional setelah Presiden Venezuela itu ditangkap oleh militer Amerika Serikat (AS). Operasi militer berskala besar dilakukan pasukan AS di Ibu Kota Karakas pada Sabtu (3/1/2026), menandai eskalasi serius dalam hubungan Washington dan Caracas.
Dalam operasi tersebut, pasukan elite antiteror AS tidak hanya menangkap Maduro, tetapi juga membawa Ibu Negara Cilia Flores.
Keduanya kemudian diterbangkan ke New York untuk menjalani proses hukum atas dakwaan kejahatan narkoba, senjata, dan kejahatan lintas negara lainnya.
Penangkapan ini menjadi puncak dari konflik panjang antara pemerintahan Maduro dan Amerika Serikat. Untuk memahami besarnya dampak peristiwa ini, penting menilik profil Nicolás Maduro, sosok yang memimpin Venezuela selama lebih dari satu dekade di tengah krisis multidimensi.
Latar Belakang Nicolás Maduro
Nicolás Maduro Moros lahir di Karakas pada 23 November 1962. Ia berasal dari latar belakang kelas pekerja. Sebelum terjun ke politik nasional, Maduro dikenal sebagai sopir bus dan aktivis serikat buruh transportasi. Pengalaman inilah yang membentuk citranya sebagai pemimpin rakyat kecil.