news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Selat Hormuz Lalu Lintas Minyak.
Sumber :
  • Istimewa

Selat Hormuz Dibuka untuk Dunia, Iran Tegas: Kapal AS, Israel dan Sekutunya Tak Diizinkan Melintass

Iran menegaskan Selat Hormuz tetap terbuka untuk semua negara kecuali AS, Israel, dan sekutunya. Ketegangan geopolitik memicu perhatian dunia pada jalur energi vital ini.
Minggu, 15 Maret 2026 - 08:20 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah pemerintah Iran menegaskan bahwa Selat Hormuz tetap terbuka bagi hampir semua negara, namun dengan pengecualian bagi Amerika Serikat, Israel, serta negara-negara yang mendukung keduanya.

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dalam sebuah wawancara pada Sabtu (15/3/2026). Ia menegaskan bahwa jalur pelayaran strategis tersebut tidak sepenuhnya ditutup, melainkan hanya dibatasi untuk pihak tertentu.

Araghchi menekankan bahwa kapal-kapal dari negara lain masih dapat melintasi Selat Hormuz seperti biasa, meskipun sebagian memilih untuk tidak melintas karena alasan keamanan.

Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka

Dalam keterangannya, Araghchi menepis anggapan bahwa Iran telah menutup total Selat Hormuz, salah satu jalur energi paling penting di dunia.

Menurutnya, kapal-kapal dagang maupun tanker dari berbagai negara masih bisa melewati wilayah tersebut.

Ia mengatakan bahwa banyak kapal tetap melintas setiap hari, meskipun sejumlah operator pelayaran memilih menghindari kawasan tersebut karena kekhawatiran keamanan.

Araghchi menegaskan bahwa kekhawatiran tersebut tidak terkait langsung dengan kebijakan Iran.

“Banyak tanker dan kapal yang masih melewati Selat Hormuz,” ujarnya.

Namun ia secara tegas menyatakan bahwa kapal milik Amerika Serikat, Israel, dan negara yang mendukung keduanya tidak diizinkan melintas di jalur strategis tersebut.

Selat Hormuz Jalur Vital Perdagangan Energi Dunia

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur laut paling strategis di dunia karena menjadi pintu keluar utama ekspor minyak dari kawasan Teluk.

Setiap hari, jutaan barel minyak mentah dikirim melalui jalur sempit tersebut menuju pasar global.

Beberapa negara yang sangat bergantung pada jalur ini antara lain:

  • China

  • Jepang

  • Korea Selatan

  • Inggris

  • Prancis

Gangguan terhadap aktivitas pelayaran di Selat Hormuz berpotensi memicu lonjakan harga energi dunia serta mempengaruhi stabilitas ekonomi global.

Karena itu, setiap perkembangan terkait Selat Hormuz selalu menjadi perhatian internasional.

AS Siapkan Kapal Perang

Pernyataan Iran muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan rencana pengiriman kapal perang ke kawasan tersebut.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:55
01:48
03:02
04:57
01:21
02:42

Viral