- Instagram/@b.netanyahu
Suara Hati Istri Netanyahu Curhat Anaknya Dibully Gegara Kelakuan sang Ayah, Desak Stop Perundungan ke Dunia
Jakarta, tvOnenews.com - Istri Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Sara Netanyahu mencuri perhatian dunia. Curhatannya mengenai sang buah hati viral di ruang jagat maya.
Sara Netanyahu menyampaikan bahwa, sang anak kerap mendapat aksi bullying atau perundungan. Anak Benjamin Netanyahu dihujat secara bertubi-tubi saat mengakses media sosial.
Sara Netanyahu mengungkap fakta tentang anaknya dirundung saat menghadiri KTT Koalisi Global Fostering the Future Together, Selasa, 24 Maret 2026.
Dalam acara itu, Sara Netanyahu berbicara di hadapan perwakilan lebih dari 40 negara. Tujuan gelaran itu menekankan perluasan akses pendidikan hingga teknologi untuk anak-anak di dunia.
"Anak-anak saya telah menderita penghinaan dan kekerasan hanya karena mereka adalah anak-anak perdana menteri," kata Sara Netanyahu dikutip tvOnenews.com dari Times of Israel, Minggu (29/3/2026).
Istri Benjamin Netanyahu Desak Adanya Perlindungan Anak di Dunia
- Instagram/@sara.netanyahu
Di hadapan Ibu Negara Amerika Serikat (AS), Melania Trump, Sara menjelaskan bahwa, efek perundungan tersebut begitu dahsyat. Tidak hanya mendapat cemoohan, tetapi juga berdampak pada psikis anak.
Ia tidak menyangka cibiran hingga perundungan begitu dahsyat diterima oleh buah hatinya. Ia mendesak agar dunia membentuk perlindungan bagi anak-anak.
Pasalnya anak-anak harus tetap didampingi dan mendapat perlindungan saat mengakses ruang digital. Menurutnya, hal ini sebagai upaya orang tua menjaga mental anak.
"Mereka hanya butuh perlindungan, arahan, serta orang dewasa yang bertanggung jawab untuk memastikan ruang online tetap positif, etis, dan mendidik," jelasnya.
Sambil berpidato, Sara menjelaskan perjalanan di mana buah hatinya mendapat pengalaman buruk di media sosial. Mereka kerap menerima perundungan akibat kelakuan sang ayah.
Perundungan itu setidaknya terjadi sejak Israel genosida warga di Jalur Gaza. Terkini, Israel juga berkolaborasi dengan AS untuk perang melawan Iran.
Hingga kini, buah hatinya tidak hanya mendapat perundungan saja. Ia menambahkan, anak-anaknya juga memperoleh kekerasan verbal melalui online.
Penyebab perundungan itu tak lekang dari keputusan Netanyahu yang doyan perang. Hanya efek status anak Perdana Menteri, mereka bernasib buruk saat aktif di ruang digital.