news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi peristiwa gempa dan peringatan tsunami di Jepang..
Sumber :
  • Antara

Jepang Diguncang Gempa M 7,4, Kemlu Pastikan Kondisi WNI Aman

Kementerian Luar Negeri RI memberikan kepastian mengenai kondisi WNI pasca terjadinya gempa bermagnitudo 7,4 yang memicu peringatan tsunami di Jepang pada Senin (20/4) sore waktu setempat.
Selasa, 21 April 2026 - 04:02 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memberikan kepastian mengenai kondisi warga negara Indonesia (WNI) pasca terjadinya gempa bumi besar bermagnitudo 7,4 yang memicu peringatan tsunami di wilayah utara Jepang pada Senin (20/4) sore waktu setempat.

Berdasarkan data terkini, dipastikan tidak ada WNI yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.

Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, mengungkapkan bahwa pihaknya melali KBRI Tokyo telah memantau situasi di beberapa wilayah terdampak, termasuk Prefektur Aomori, Iwate, dan Hokkaido.

“Hingga saat ini, belum terdapat laporan terkait WNI yang terdampak gempa,” tegas Heni dalam keterangan tertulisnya.

Guna memastikan keamanan para diaspora Indonesia, KBRI Tokyo terus menjalin komunikasi aktif dengan berbagai simpul komunitas WNI di lokasi yang masuk dalam zona peringatan tsunami. 

Heni juga mengimbau agar para WNI yang menetap di wilayah tersebut tetap waspada, memantau informasi terbaru, dan mematuhi instruksi evakuasi dari pemerintah Jepang.

Bagi WNI yang berada dalam kondisi darurat atau memerlukan bantuan, KBRI Tokyo menyediakan layanan hotline yang dapat dihubungi melalui nomor +81-80-3506-8612 atau +81-80-4940-7419.

Bencana tektonik ini tercatat terjadi pada pukul 14.52 WIB (07:52 GMT). Badan survei geologi AS (USGS) melaporkan pusat gempa berlokasi sekitar 71 kilometer dari Kota Miyako, Prefektur Iwate. 

Di sisi lain, otoritas Jepang mencatat kekuatan gempa mencapai magnitudo 7,5 dengan dampak peringatan tsunami di pesisir Samudera Pasifik yang meliputi wilayah Hokkaido, Aomori, dan Iwate.

Dampak dari guncangan besar ini juga sempat mengganggu sistem transportasi publik. Melansir laporan Kyodo News, layanan kereta cepat (Shinkansen) rute Tokyo menuju Prefektur Aomori sempat dihentikan sementara.

Terkait isu keamanan energi pasca gempa, Pemerintah Jepang memberikan kabar baik dengan menyatakan bahwa tidak ada situasi abnormal terdeteksi di pembangkit listrik tenaga nuklir yang berada di wilayah Aomori maupun Miyagi. 

Hal ini memberikan sedikit ketenangan di tengah situasi darurat yang melanda wilayah pesisir utara Negeri Sakura tersebut. (ant/dpi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:18
01:49
04:22
02:39
00:59
03:27

Viral