- Antara
AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional
tvOnenews.com - Upaya diplomatik untuk mendesak sekutu-sekutu NATO agar membantu membubarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menarik diri dari Statuta Roma yang menjadi dasar pendiriannya, sedang dilakukan oleh Amerika Serikat.
Dalam sebuah pertemuan tertutup di Brussel, Duta Besar AS untuk NATO Matthew Whitaker mendesak negara-negara anggota untuk meninggalkan mahkamah tersebut dan segera menghentikan segala bentuk bantuan materiil.
"Amerika Serikat akan secara sistematis melumpuhkan kemampuan ICC... kami dengan tegas meminta Anda untuk segera mengambil langkah guna menarik diri," tulis Misi AS untuk NATO dalam sebuah dokumen diplomatik.
"Mari kita akhiri sandiwara ICC ini untuk selamanya," menurut dokumen itu.
Whitaker memperingatkan negara-negara sekutu bahwa Washington "akan memantau dengan cermat siapa yang berpihak pada Amerika," sementara para utusan AS secara bersamaan mengangkat masalah itu dalam diskusi bilateral dengan mitra-mitra Eropa mereka.
Dokumen diplomatik tersebut mendesak para mitra untuk "mencermati ancaman" yang ditimbulkan oleh mahkamah itu dan "mengutuk secara terbuka" tindakan mahkamah yang dianggap "melampaui wewenang."
Sebagian besar negara NATO, kecuali AS dan Turki, merupakan penandatangan Statuta Roma.
Pemimpin Israel Benjamin Netanyahu dan mantan kepala pertahanan Yoav Gallant telah menjadi target ICC sejak 2024 atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.(chm)