news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kiri: Amidi Abdul Manan, Fathurrahman Mahfudz, YB Senator Dr. Zulkifli bin Hasan, E.Mujahidin, Budi Susetyo dan Ferdiansyah..
Sumber :
  • Istimewa

Menteri Agama Malaysia Titip Pesan untuk Pendakwah Indonesia: Gapai Langit, tapi Mengakar di Bumi

Menteri Agama Malaysia YB Senator Dr. Zulkifli bin Hasan menyampaikan pesan mendalam bagi para da'i dan pendakwah Indonesia saat menerima kunjungan delegasi ...
Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:58 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com, Putrajaya – Menteri Agama Malaysia YB Senator Dr. Zulkifli bin Hasan menyampaikan pesan mendalam bagi para da'i dan pendakwah Indonesia saat menerima kunjungan delegasi Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) dan Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor di Malaysia.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Zulkifli menitipkan filosofi penting agar gerakan syiar Islam mampu “menggapai di langit, mengakar di bumi”.

Artinya, dakwah tidak boleh hanya terpaku pada pencapaian spiritualitas yang tinggi, melainkan harus dibuktikan melalui karya nyata yang membumi, pemberdayaan ekonomi, serta penguatan kualitas hidup umat secara berkelanjutan.

"Harapan kami agar DDII terus memperkuat kontribusinya. Dakwah harus memiliki orientasi spiritual yang tinggi sekaligus membumi melalui karya nyata dan pemberdayaan umat," ungkap YB Senator Dr. Zulkifli bin Hasan.

Hidupkan Kembali Warisan Pemikiran Mohammad Natsir

Pertemuan ini menjadi momen penting untuk merajut kembali akar historis hubungan Islam Indonesia–Malaysia (Malindo) yang sangat lekat dengan rekam jejak pahlawan nasional sekaligus pendiri DDII dan UIKA Bogor, Dr. Mohammad Natsir.

Menteri Zulkifli menegaskan bahwa gagasan pemikiran Mohammad Natsir selalu menjadi rujukan utama dalam menyikapi hubungan ulama dan dinamika keumatan di Asia Tenggara.

Pihaknya bersama Ketua DDII Fathurrahman Mahfudz dan Rektor UIKA Bogor Prof. Mujahidin sepakat merumuskan program khusus kajian pemikiran M. Natsir guna menjawab tantangan zaman, termasuk integrasi teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam dunia dakwah.

Ilustrasi Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2025
Sumber :
  • iStockPhoto

Buka Beasiswa UniMAIWP dan Kerja Sama Kuliah Hybrid

Selain bidang ideologis dan pemikiran, kunjungan diplomatik-akademis ini menghasilkan kesepakatan konkret di bidang pendidikan dan pengembangan SDM:

- Akses Beasiswa: Pembukaan skema beasiswa UniMAIWP bagi kader berprestasi DDII dan lulusan terbaik UIKA Bogor untuk lintas disiplin ilmu.

- Kerja Sama Studi Lintas Negara: Pembentukan program kuliah hybrid di bidang Ekonomi Syariah, Keperawatan (nursing), Farmasi, serta Manajemen Haji dan Umrah bekerja sama dengan Tabung Haji dan Kementerian Pelancongan Malaysia.

- Jejaring Internasional: Mengoneksikan jejaring riset UIKA Bogor dengan International Islamic University Malaysia (IIUM/UIA).

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Rektor UIKA Bogor Dr. Budi Susetyo, Kepala Biro Agama PKR/Eks Presiden ABIM Amidi Abdul Manan, serta politisi muda PBB Ferdiansyah. Sinergi ini diharapkan menjadi pijakan awal mewujudkan generasi pendakwah yang berilmu, berakhlak, dan adaptif terhadap masa depan.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:02
14:03
08:06
08:08
08:29
08:13

Viral